Al-Khairiyah Siapkan Kurikulum Khusus, Penerapan Dimulai Bertahap

CILEGON – Yayasan Perguruan Islam Al-Khairiyah menyiapkan kurikulum pendidikan khusus yang memadukan kebijakan pendidikan nasional dengan nilai-nilai keislaman dan identitas organisasi.

Kurikulum tersebut akan diuji coba secara bertahap sebelum diterapkan secara lebih luas.

Rencana pengembangan kurikulum itu dibahas dalam rapat Yayasan Perguruan Islam Al-Khairiyah, Kamis (5/11/2026).

Pembahasan difokuskan pada penyelarasan kurikulum pemerintah dengan karakter pendidikan Al-Khairiyah yang berlandaskan Al-Qur’an dan hadis.

Ketua Yayasan Al-Khairiyah, KH Ali Mujahidin, mengatakan pengembangan kurikulum tetap harus memperhatikan ajaran agama sekaligus menghormati konstitusi dan kebijakan pemerintah.

“Seperti yang disampaikan Prof. Amin Suma selaku dewan pakar, kita taat terhadap Al-Qur’an dan hadis, tetapi juga menghormati konstitusi,” kata Ali Mujahidin.

Ia menjelaskan, kurikulum nasional tetap menjadi acuan dalam penyelenggaraan pendidikan.

Namun, Al-Khairiyah ingin memperkuat materi pembelajaran yang mencerminkan identitas dan nilai-nilai organisasi.

Menurut dia, penyusunan kurikulum tersebut akan ditangani tim bidang pendidikan yayasan, dengan mengacu pada amanat Muktamar Al-Khairiyah yang memuat tiga prinsip utama, yakni menegakkan akidah dan tauhid, mengembangkan syariat, serta menuntun akhlak dan membangun peradaban.

“Jadi semuanya mengarah ke sana. Karena kehidupan itu tidak boleh keluar dari prinsip-prinsip tersebut,” ujarnya.

Ali mengatakan, penerapan kurikulum tidak akan dilakukan sekaligus, melainkan diawali dengan uji coba dalam lingkup terbatas.

Hasil uji coba tersebut nantinya menjadi bahan evaluasi sebelum diterapkan secara bertahap pada berbagai jenjang pendidikan, mulai dari tingkat dasar hingga menengah.

Melalui pengembangan tersebut, Al-Khairiyah berharap dapat mempertahankan kekhasan pendidikan Islam sekaligus menyesuaikan diri dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebijakan pendidikan nasional.***

Al KhairiyahAli MujahidinKurikulum
Comments (0)
Add Comment