CILEGON – PT Krakatau Tirta Industri (KTI) mendapat penyertaan modal dengan cara penyertaan modal dalam bentuk tanah dari induknya yaitu PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS). PT KTI merupakan anak usaha PT KS di bisnis air dengan persentase kepemilikan saham 99,99%.
Sekretaris Perusahaan KRAS Pria Utama, dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengatakan, penambahan penyertaan modal perusahaan ke perusahaan perseroan pengelolaan air minum ini berupa tanah seluas 2.765.437 meter persegi senilai Rp 798.427.448.000 [Rp 798 miliar].
Tujuan penambahan modal ini untuk memperbaiki struktur permodalan PT KTI dalam rangka memperoleh sumber pendanaan yang akan digunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi melalui pembangunan Water Treatment Plant Air Laut. Dengan demikian, hal ini dapat meningkatkan kinerja perseroan secara konsolidasi.
“Dampak penambahan ini, maka terjadi peningkatan kepemilikan saham perseroan di PT KTI menjadi sebesar 818.427.447 saham atau sebesar 99,99%,” kata Pria, Kamis (1/4/2021).
Sebelumnya, PT KTI sudah mendapatkan proyek yakni menyiapkan pasokan air bersih untuk rencana pengembangan PT Lotte Chemical Indonesia (PT LCI) di Cilegon.
Kesiapan tersebut dituangkan dalam Letter of Intent yang diserahkan oleh Plt. Direktur Utama KTI Hery Susanto kepada Corporate Service Director Lotte Titan Nusantara Heri Haerul Thamrin pada Kamis, 5 November 2020. Penyerahan dokumen ini disaksikan oleh Direktur Pengembangan Usaha Krakatau Steel Melati Sarnita. (*/A.Laksono).