Apresiasi Dukungan Walikota, YBBN Banten Kawal Ketahanan Pangan di Cilegon

 

CILEGON– Ketua Yayasan Bhakti Bela Negara (YBBN) Provinsi Banten, Sahruji, memberikan apresiasi kepada Walikota Cilegon atas dukungan terhadap program reformasi pertanian dan pembangunan demplot sawah yang diinisiasi pihaknya.

Dukungan ini dinilai penting, mengingat Cilegon selama ini lebih dikenal sebagai kawasan industri dan perdagangan.

Program reformasi pertanian yang digaungkan YBBN merupakan bentuk kontribusi nyata dalam meningkatkan produktivitas lahan sawah di Kota Cilegon.

Sahruji menyebut, keberpihakan pemerintah daerah, khususnya Walikota Robinsar, menjadi kunci keberlanjutan program ini.

“Pak walikota menyampaikan dukungan dan mensupport YBBN yang lagi mengedukasi para kelompok petani,” ujarnya, Selasa (5/8/2025).

Tak hanya dukungan moral, Walikota Cilegon juga berencana mengalokasikan anggaran untuk pengadaan peralatan pertanian.

Hal ini sejalan dengan kondisi lahan di Cilegon yang, menurut Sahruji, membutuhkan perhatian khusus.

“Tanah Cilegon juga, di cek secara keseluruhan tidak subur, tidak sehat,” tuturnya.

Ia menjelaskan, upaya mengembalikan kesuburan tanah harus melalui proses restorasi yang bisa dilakukan dalam kurun waktu sekitar satu minggu hingga sepuluh hari.

“Mengembalikan fungsi tanah menjadi tanah yang subur, harus melakukan restorasi lahan pertanian cukup dalam waktu satu Minggu hingga 10 hari,” katanya.

Proses tersebut diawali dengan pembajakan tanah, lalu pemberian pupuk untuk meningkatkan mikroorganisme tanah.

Menurutnya, langkah ini membantu memperbaiki ekosistem lahan serta membuat tanah lebih gembur secara alami.

“Setelah dibajak kemudian diberi pupuk untuk mengembalikan dan meningkatkan mikroorganisme tanah sehingga ekosistem lahan kembali baik dan membantu menggemburkan secara alami,” jelasnya.

Dengan metode ini, pertumbuhan padi menjadi lebih cepat. Sahruji mencontohkan, padi yang baru berusia satu minggu dapat tumbuh setara dengan padi yang biasanya sudah berumur 25 hari.

“Pertumbuhan padi itu semakin cepat pertumbuhannya, sehingga padi yang baru satu Minggu sudah sama pertumbuhannya seperti yang sudah ditanam 25 hari,” terangnya.

YBBN juga menggunakan bibit padi jenis PS08 yang diharapkan mampu menggandakan produktivitas panen.

“Dengan bibit padi PS08 ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas hasil panen 2 kali lipat, dan menguatkan ketahanan pangan,” ucapnya.

Selain itu, program ini diharapkan berdampak langsung pada kesejahteraan petani.

“Menjadikan petani-petani sejahtera, karena pemerintah juga akan membeli hasil dengan harga tinggi,” pungkasnya.(*/ARAS)

CilegonSahrujiWalikotaYBBN Banten
Comments (0)
Add Comment