CILEGON – Selama tiga dekade, Hatmah (50), warga Kelurahan Kebon Sari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, mendedikasikan hidupnya sebagai pemandi jenazah.
Pengabdian yang dijalaninya tanpa pamrih itu, ia niatkan semata karena keimanan dan keikhlasan.
“Saya sudah 30 tahun mandikan jenazah, tujuannya karena Allah. Biar nanti di akhirat jadi tempat tidur saya,” ujar Hatmah, seusai menerima santunan bagi para pemandi jenazah di Kantor BAZNAS Kota Cilegon, Selasa (7/10/2025).
Perempuan yang juga aktif sebagai penceramah di majelis taklim itu menuturkan, selama menjalankan tugasnya, ia tidak pernah memperhitungkan imbalan materi.
Baginya, setiap jenazah yang dimandikan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan tulus.
“Saya kalau mandikan jenazah, ada yang tidak memberi, saya tidak apa-apa. Ikhlas saja. Tidak pernah saya permasalahkan, meskipun kondisi jenazahnya seperti apa,” katanya.
Hatmah mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan BAZNAS Kota Cilegon terhadap para pemandi jenazah yang selama ini bekerja dalam sunyi.
“Iya, terima kasih banyak. Insya Allah bermanfaat,” ucapnya.(*/Nandi).