32 Kapal Disiagakan, ASDP Pastikan Semua Layak Laut Hadapi Puncak Arus 23–24 Desember

 

CILEGON– PT ASDP Indonesia Ferry memastikan seluruh kapal yang dioperasikan dalam kondisi layak laut dan aman untuk melayani penyeberangan. Hal itu setelah
dilakukan pemeriksaan langsung oleh Kementerian Perhubungan.

Direktur Utama ASDP Indonesia Fery, Heru Widodo mengatakan, saat ini ASDP mengoperasikan total 32 kapal setiap hari namun jumlah tersebut bersifat fleksibel dan bisa ditambah sesuai kondisi di lapangan.

“Semua kapal sudah dicek Kementerian Perhubungan dan dipastikan layak laut. Total operasi harian ada 32 kapal,” kata Heru saat usai menggelar konferensi pers di Pelabuhan Sosoro, Merak, Kota Cilegon, Senin (22/12/2025).

Dikatakan Heru, dalam operasional harian ASDP mengerahkan puluhan armada untuk melayani masyarakat.

“Total operasi setiap hari 32 kapal,” katanya

Menurut dia, Jumlah tersebut masih bersifat fleksibel dan dapat ditambah apabila kondisi di lapangan membutuhkan penanganan lebih lanjut.

“Tapi kalau nanti misalnya terjadi fixation yang kemudian membutuhkan penanganan lebih, maka kita akan menambah kapal lagi,” jelasnya.

Disisi lain, Terkait sebaran kapal ASDP kata dia, menyiapkan armada dibeberapa pelabuhan

“Kalau di Ciwandan 9 lalu kemudian BBJ ada 6, kemudian sisanya ada di Merak,” lanjut Heru.

Ia juga memprediksi lonjakan penumpang akan terjadi dalam waktu dekat.

“Prediksi puncaknya tanggal 23, tanggal 24. Jadi kemungkinan besok atau lusa ini terjadi prediksi puncak dari arus para penumpang,” ujarnya.

Heru pun menegaskan, menghadapi kondisi tersebut, kewaspadaan menjadi hal utama, terutama dengan adanya peringatan cuaca dari BMKG.

“Tentunya kita harus bersiap-siap, harus waspada karena memang prediksi dari BMKG juga anomali cuaca ekstrem terjadi di Selat Sunda. Ini juga harus menjadi perhatian serius bagi kita semuanya, bukan hanya para penumpang tapi juga para seluruh operator kapal dan para operator pelabuhan,” tegasnya.

Meski begitu, Heru juga menyiagakan kapal bantu atau tugboat untuk kondisi darurat.

“Ada dua, jumlahnya. Tugboat itu hanya standby saja di pelabuhan, kecuali kalau nanti memang betul-betul dibutuhkan ketika terjadi, maka itu yang akan digunakan untuk perbantuan saja,” katanya. (*/Ali)

Comments (0)
Add Comment