Aflahul Aziz: Pemuda Harus Jadi Mitra Strategis dalam Pembangunan Daerah

 

CILEGON– Ahmad Aflahul Aziz, menegaskan pentingnya peran pemuda dalam pembangunan sosial dan ekonomi daerah.

Menurutnya, generasi muda harus dilibatkan secara nyata, bukan sekadar formalitas dalam kebijakan pembangunan.

“Peran pemuda ini penting untuk terus dilibatkan secara partisipatif sehingga mampu menjawab tantangan ke depan,” ujar Aziz, Minggu (26/10/2027).

Pemuda berusia 27 tahun itu dikenal aktif di berbagai organisasi, mulai dari Karang Taruna hingga KNPI dan HIPMI Kota Cilegon.

Ia memulai kiprahnya sejak mahasiswa dengan memimpin Karang Taruna Kelurahan Kubangsari pada 2019 dan kemudian dipercaya menjadi Ketua Karang Taruna Kecamatan Ciwandan hingga 2023.

Saat memimpin Karang Taruna Kecamatan Ciwandan Aziz dihadapan dalam masa pandemi Covid-19, ia bersama pemerintah kecamatan dan Dinas Sosial Kota Cilegon aktif menjaga solidaritas sosial masyarakat.

“Kami berusaha menjaga agar masyarakat tetap kuat dan saling membantu di masa pandemi,” ujarnya.

Sebagai figur yang vokal, Aziz kerap menyuarakan kritik terhadap pemerintah. Baginya, kritik adalah bagian dari kontrol sosial dan bentuk kepedulian.

“Kritik adalah bentuk kepedulian. Pemerintah perlu diingatkan agar tetap berpihak kepada rakyat,” katanya.

Di bidang ekonomi, Aziz mendorong lahirnya wirausaha muda yang berdaya saing.

Ia menilai Cilegon memiliki potensi besar dalam penyerapan tenaga kerja muda lokal bila didukung dengan pelatihan yang sesuai kebutuhan industri.

“Saya berharap ada wadah yang mampu mendorong life skill dan experting bagi para pemuda agar serapan tenaga kerja bisa optimal,” ujarnya.

Terkait bonus demografi, Aziz menilai momentum tersebut bisa menjadi peluang sekaligus ancaman jika tidak diiringi pembinaan yang tepat.

“Perlu ada pendampingan dan mentoring agar bonus demografi ini tidak malah jadi bencana bagi daerah,” ujarnya.

Ia juga menilai Karang Taruna memiliki posisi strategis dalam menggerakkan kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Karang Taruna punya potensi besar untuk mendorong gerakan sosial dan ekonomi yang berbasis pada semangat gotong royong,” tambahnya.

Aziz berharap pemerintah, dunia usaha, dan organisasi kepemudaan membangun sinergi untuk menciptakan ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan.

“Sudah saatnya semua pihak memandang pemuda bukan sebagai beban, tapi sebagai mitra strategis dalam pembangunan,” tegasnya.

Ia menutup pandangannya dengan optimisme terhadap masa depan bangsa.

“Kalau pemuda hari ini kuat, maka masa depan bangsa juga akan kuat,” pungkasnya. (*/ARAS)

Ahmad Aflahul AzizCilegonKarang TarunaPemuda
Comments (0)
Add Comment