Banjir di Cilegon Dipicu Berbagai Faktor, FPRB Siap Perkuat Edukasi Warga Soal Kebencanaan

 

CILEGON – Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Cilegon siap memperkuat edukasi kebencanaan kepada masyarakat menyusul terjadinya banjir di sejumlah wilayah yang berdampak pada ratusan warga.

Sekretaris Umum FPRB Kota Cilegon, Erlan Zaenal, mengatakan banjir yang terjadi disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah hingga lemahnya edukasi kebencanaan.

“Masih banyak masyarakat yang belum memahami pengelolaan sampah yang baik, sehingga menyumbat saluran air. Selain itu, kurangnya edukasi membuat warga panik saat bencana terjadi,” ujar Erlan, katanya Senin (19/1/2026).

Ia juga menyoroti aktivitas sejumlah pelaku usaha yang dinilai merusak lingkungan tanpa mempertimbangkan dampak jangka panjang, serta kondisi drainase yang terlalu sempit di beberapa titik sebagai jalur aliran air.

Menurut Erlan, FPRB memandang perlu adanya edukasi berkelanjutan kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah yang benar dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

FPRB juga mendorong keterlibatan aktif seluruh pihak dalam penanganan banjir, termasuk pemerintah daerah untuk mengevaluasi tata ruang Kota Cilegon agar lebih berwawasan lingkungan.

“Dalam waktu dekat, kami akan turun langsung mengedukasi remaja agar lebih siap menghadapi bencana. Kegiatan ini akan melibatkan sekitar 20 sekolah di Kota Cilegon dan dijadwalkan berlangsung pada Januari hingga Februari 2026,” kata Erlan.***

Comments (0)
Add Comment