Banjir Sepinggang Orang Dewasa Rendam Karang Tengah Kedaleman Cilegon, 516 KK Terdampak

 

CILEGON – Banjir setinggi sepinggang orang dewasa kembali merendam Lingkungan Karang Tengah, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Sabtu (3/1/2025).

Genangan air yang tak kunjung surut membuat aktivitas warga lumpuh dan sebagian harus dievakuasi ke masjid serta kantor pemerintahan Kedaleman.

Pantauan Fakta Banten di lokasi, air berwarna cokelat keruh menggenangi permukiman warga dengan arus cukup deras.

Sejumlah rumah terendam hingga ke bagian dalam, sementara perabotan rumah tangga diungsikan ke tempat yang lebih tinggi.

Ketua RT 04 Karang Tengah Kedaleman, Uraini, mengatakan air mulai naik sejak pagi hari dan terus bertambah tinggi.

“Air naik sejak pagi hari. Awalnya tidak seberapa, tapi sekarang makin tinggi,” kata Uraini.

Ia menjelaskan, banjir disebabkan oleh kiriman air dari sejumlah wilayah sekitar, seperti Bulakan, Cikerai, Cibeber, hingga dari wilayah Serang yang masuk ke kawasan Karang Tengah.

“Di sini memang jadi tempat persinggahan air. Kirimannya terlalu banyak,” ujarnya.

Menurut Uraini, banjir setinggi ini baru pertama kali terjadi. Ia mengaku saat kecil kondisi banjir tidak separah sekarang.

“Dulu waktu kecil tidak setinggi ini, sekarang sampai sepinggang orang dewasa,” akunya.

Terkait adanya saluran air yang tersumbat, Uraini menyebut memang ada, namun tidak terlalu signifikan.

“Sementara ini ada sumbatan, tapi tidak signifikan. Yang jelas kiriman airnya terlalu besar,” jelasnya.

Akibat banjir tersebut, sebanyak 516 kepala keluarga (KK) terdampak. Seluruh aktivitas warga terganggu, mulai dari beristirahat hingga memasak.

“Yang terdampak ada 516 KK. Semua aktivitas terganggu, istirahat susah, mau masak saja agak repot,” tuturnya.

Uraini juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Cilegon telah turun ke lokasi dan memberikan bantuan berupa makanan kepada warga.

“Alhamdulillah Pak Wali Kota Cilegon sudah datang langsung memberikan makanan. Camat Cibeber juga memberikan snack. Baru itu saja bantuannya,” tambahnya.

Ia berharap pemerintah segera melakukan normalisasi saluran air agar kejadian serupa tidak terulang.

“Saya meminta kepada Wali Kota Cilegon untuk menormalisasi saluran air supaya tidak banjir seperti ini lagi,” pungkas Uraini.

Sementara itu, Camat Cibeber Sofan Maksudi membenarkan bahwa banjir di Lingkungan Karang Tengah Kedaleman belum surut.

“Benar, air belum surut sejak sore kemarin hingga malam ini. Sudah sekitar tiga hari,” kata Sofan saat ditemui di lokasi.

Ia juga mengimbau warga RT 04 Karang Tengah Kedaleman untuk tetap waspada dan terus berkoordinasi dengan RT setempat maupun pihak Kelurahan.

“Saya meminta warga untuk selalu berkomunikasi dan berkoordinasi dengan RT atau lurah agar dapat mengantisipasi persoalan yang timbul akibat banjir,” ujarnya.

Sofan menambahkan, meski warga masih dapat beraktivitas, sarana evakuasi masih terbatas.

“Saat ini baru tersedia satu perahu karet. Kami masih mengupayakan penambahan perahu karet agar warga bisa beraktivitas dengan lebih aman,” pungkasnya. (*/Ali)

 

 

Comments (0)
Add Comment