CILEGON – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno apresiasi kinerja Walikota Cilegon, Helldy Agustian yang dapat menurunkan angka pengangguran sebanyak 2,56 persen.
Angka tersebut diambil dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2021, pengangguran di Kota Cilegon turun sebanyak 5.062 jiwa.
Angka tersebut bisa tercapai berkat adanya ekonomi kreatif yang berkembang di Kota Cilegon sendiri.
Kegigihan Helldy Agustian bersama masyarakat Kota Cilegon dalam mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang berhasil mencetak 14 ribu UMKM di Kota Cilegon tidak terhitung sia-sia.
“Saya apresiasi Pak Wali Kota Cilegon, karena berhasil memangkas pengangguran, katanya turun drastis sebanyak 2,56 % berkat kegiatan ekonomi kreatif yang terus kita gulirkan,” tutur Sandiaga Uno ketika mengunjungi pameran Apresiasi Kreatif Indonesia (AKI) 2022 di Cilegon Center Mall (CCM) pada Minggu (17/7/2022).
Menparekraf RI yang kerap disapa Mas Menteri ini juga menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat Kota Cilegon untuk terus mendorong dan mensupport kegiatan ekonomi kreatif dengan cara uniknya melalui pantun yang ia sampaikan.
“Mas Gogon makan sate bandeng, piringnya lonjong kaya dorayaki, ehhh warga Kota Cilegon yang cantik dan ganteng , jangan lupa borong dong di pameran AKI!,” himbau Sandi saat memberikan sambutan.
Menurut Sandiaga, produk lokal tidak akan berkembang dan maju apabila tidak ada dukungan dari masyarakat lokal itu sendiri. Support dari berbagai elemen baik dari warga itu sendiri ataupun pemerintah.
“Jangan hanya menjadi rohali atau rombongan hanya lihat, tapi jadilah rojali atau rombongan jadi beli,” ujarnya.
Stigma-stigma buruk yang tersebar dikalangan masyarakat terhadap pelaku usaha atau pelaku Ekraf (Ekonomi Kreatif) yang baru memulai karirnya, menjadi momok tersendiri. Pasalnya stigma buruk tersebut dapat mematahkan perjalanan pelaku Ekraf, tentunya hal tersebut juga dapat menghambat perkembangan ekonomi Negara Indonesia kedepan dan mempersempit lapangan pekerjaan, khususnya Kota Cilegon yang notabenya angka pengangguran dapat terbabat oleh kegiatan Ekraf.
“Buah kecut namanya delima, buah manis namanya pepaya, jangan takut melawan stigma, karena yang berusaha akan berjaya,” pesan Sandi melalui pantunnya.
“Kita harus melawan stigma ini, jangan takut, patahkan stigma itu, yang berjaya adalah dia yang berani melangkah dan mematahkan stigma dan harus tanamkan jiwa pantang mundur dalam diri kita, jiwa pantang mundur ini juga menunjukkan kita pengusaha yang ulet dan tidak pantang menyerah,” tambahnya.
Sandiaga Uno juga berharap kehadiran kegiatan AKI 2022 dapat menjadi kampanye kepada seluruh Warga Negara Indonesia agar bangga kepada produk Indonesia dan selalu menggunakan produk Indonesia agar dapat mewujudkan target menciptakan 1,1 Juta lapangan kerja baru di tahun 2022 dan 4,4 Juta di tahun 2024 nanti.
“Banyaknya pelaku Usaha Ekonomi Kreatif akan membuka lapangan pekerjaan baru, tentunya para pelaku Ekraf ini harus kita dukung semaksimal mungkin dengan membeli dan memakai produknya,” kata Sandiaga Uno.
“Jalan jalan ke tanah Persia, pas di jalan ketemu teh rosa, support terus produk UMKM Indonesia, karena UMKM tulang punggung ekonomi bangsa,” tutup Sandiaga dengan pantunnya. (*/Hery)