CILEGON – Pendapatan asli daerah Kota Cilegon menunjukkan tren positif menjelang akhir tahun.
Bidang Pajak Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Cilegon mengumumkan bahwa capaian pendapatan daerah telah menyentuh angka 95,57 persen per 17 November 2025, dan optimistis target 100 persen dapat diraih pada Desember mendatang.
Kepala Bidang Pajak Daerah dan Pengendalian PAD BPKPAD Kota Cilegon, Ahmad Furqon, menyampaikan bahwa kinerja pendapatan daerah tahun ini terbilang stabil dan menunjukkan peningkatan yang signifikan dibanding tahun sebelumnya.
“Pendapatan Daerah Rp 734,028 Miliar jadi Rp 701 Miliar,153 realisasinya, sudah 95,57 persen,” ujarnya, Senin (17/11/2025)
Furqon menjelaskan, beberapa sektor pendapatan menunjukkan performa kuat, terutama Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang justru melampaui target tahunan.
Pihaknya menilai bahwa capaian di sektor tersebut menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan pendapatan daerah tahun ini.
“Kalau bicara paling banyak mah, yang sudah mencapai lebih itu, yang mencapai lebih dari 100 persen itu BPHTB 126,28 persen,” katanya.
Ia memaparkan, target pendapatan BPHTB tahun ini sebesar 130 miliar rupiah.
Namun realisasinya telah mencapai 155 miliar rupiah. Meski pada tahun sebelumnya sektor ini sempat anjlok, kini justru mencatat lonjakan signifikan.
“Dari target 130 Milyar, realisasi 155, tahun kemarin BPHTB anjlok, sekarang Alhamdulillah. Makanya BPHTB begitu tidak bisa diprediksi, karena mereka dari transaksi,” tutur Furqon.
Menurutnya, dinamika BPHTB dipengaruhi oleh aktivitas transaksi properti, termasuk pembelian lahan oleh industri. Namun akses informasi terkait transaksi kerap terkendala.
“Karena si pabrik juga sulit diminta informasi (terkait transaksi belanja lahan-red) dianggap masuk ke dalam dapur mereka,” katanya.
Meski demikian, Furqon menegaskan bahwa realisasi penerimaan tetap harus tercatat dan dipublikasikan karena berkaitan dengan kewajiban pembayaran BPHTB.
“Tapi giliran realisasi mah mau gak mau dia, karena bayar BPHTB makanya harus terpublikasikan,” ujarnya.
BPKPAD Cilegon berharap tren positif ini terus berlanjut hingga penutupan tahun anggaran, sehingga seluruh target pendapatan dapat tercapai maksimal. (*/ARAS)