CILEGON – Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Cilegon Mandiri (BPRS CM) optimistis meningkatkan jumlah nasabah aktif pada 2026 seiring peluncuran tahap ketiga Program Tabungan Ukhwah.
Program tersebut mendorong lonjakan signifikan dengan penambahan hampir 8.000 rekening baru dalam dua bulan terakhir.
Komisaris Utama BPRS CM, Ismatullah, mengatakan Tabungan Ukhwah mengusung nilai persaudaraan dan inklusivitas.
Menurutnya, bank syariah terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat, tidak terbatas pada umat Muslim.
“Ukhwah berarti persaudaraan. Bank syariah adalah bank untuk semua, dengan pengelolaan yang berlandaskan prinsip syariah dan berbeda dari bank konvensional,” kata Ismatullah, Rabu (4/1/2026).
Ia menambahkan, Tabungan Ukhwah menjadi alternatif menabung dan pembiayaan yang aman serta kompetitif, sekaligus menarik minat masyarakat melalui berbagai program hadiah.
Sementara itu, Direktur BPRS CM, Yoka, menyampaikan bahwa Tabungan Ukhwah menjadi strategi penting untuk meningkatkan loyalitas dan aktivitas transaksi nasabah.
Manajemen menargetkan nasabah tidak hanya membuka rekening, tetapi juga aktif menyimpan saldo dan bertransaksi.
“Program ini diarahkan untuk meningkatkan revenue, retensi, dan repeat customer. Nasabah lama diharapkan menambah saldo, sekaligus menarik nasabah baru,” ujarnya.
Yoka juga menyebut dukungan Pemerintah Kota Cilegon yang mengarahkan sejumlah program ke BPRS CM, sehingga bank dituntut memberikan kontribusi positif, termasuk melalui insentif dan hadiah yang kompetitif.
Pada Triwulan I 2026, BPRS CM menargetkan sekitar 10.000 rekening aktif, dengan fokus pada kualitas dan keaktifan rekening.
“Dalam dua bulan terakhir hampir 8.000 rekening bertambah. Namun, yang kami kejar bukan hanya jumlah, melainkan rekening yang benar-benar aktif,” katanya.
Penambahan rekening berasal dari berbagai segmen, antara lain RT/RW sebanyak 3.594 rekening serta kader masyarakat sekitar sekitar 2.200 orang, dengan estimasi 95 persen telah terealisasi.
“Ini sudah setengah jalan. Mudah-mudahan seluruhnya segera terealisasi dan target 10 ribu rekening aktif dapat tercapai,” tutup Yoka. ***