CILEGON – Di tengah hangatnya isu pengibaran bendera bajak laut One Piece menjelang HUT ke-80 Republik Indonesia, ratusan relawan di Kota Cilegon justru menunjukkan aksi berbeda: mengibarkan bendera Merah Putih raksasa di Laut Merak.
Kegiatan ini digagas oleh Forum Potensi SAR Banten (Fotsar) bersama Asosiasi Keselamatan Selam Indonesia (AKSI), Minggu (3/8/2025), sebagai bentuk penghormatan terhadap laut sebagai sumber kehidupan.
Aksi pembentangan bendera berukuran 20×10 meter ini dilakukan di atas permukaan laut, menjadi simbol cinta tanah air sekaligus kepedulian terhadap kelestarian ekosistem laut.
Kegiatan ini pun menyita perhatian masyarakat dan menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kekayaan laut Indonesia.
Ketua Fotsar, Taufiq, menyebut bahwa kegiatan ini melibatkan kekuatan besar dari berbagai unsur.
“Secara keseluruhan sebanyak 200 personel dikerahkan dalam kegiatan ini. Pembentangan bendera melibatkan 30 perenang, 10 penyelam, 15 tim perahu, serta 6 unit perahu karet dan perahu LCR, termasuk tim medis dan lainnya,” ungkapnya.
Selain pengibaran bendera, para relawan juga melakukan transplantasi terumbu karang di perairan Merak yang kini mulai terdampak penurunan populasi biota laut.
“Transplantasi ini akan kami lakukan secara berkelanjutan untuk memulihkan ekosistem laut,” tambah Taufiq.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga wilayah laut sebagai bagian dari kedaulatan bangsa.
“Laut adalah bagian penting dari kedaulatan negara yang harus dijaga dan dilestarikan. Laut Merak memiliki potensi luar biasa, baik untuk pariwisata maupun edukasi, yang dapat memberikan dampak pengembangan sumber daya manusia dan ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen, termasuk BPBD Provinsi Banten, Pemerintah Kota Cilegon, dan jajaran TNI Angkatan Laut. Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I, Kunto Arif Wibowo, turut hadir dan memberikan apresiasi atas semangat para relawan.
“Kemauan para relawan untuk menjaga laut melalui aksi nyata seperti ini menunjukkan bahwa kegiatan mereka sangat bernilai bagi masyarakat dan lingkungan,” kata Arif Wibowo.
Walikota Cilegon, Robinsar, bersama istrinya Alfi Rizki Agnia Robinsar, juga hadir langsung menyaksikan aksi tersebut. Ia menyambut positif kegiatan ini sebagai wujud cinta tanah air dalam konteks yang lebih luas.
“Ini adalah pengingat bahwa menjaga kedaulatan berarti juga menjaga alam. Semoga kegiatan ini bisa menjadi event tahunan yang turut mendorong wisata bahari Cilegon,” kata Robinsar.
Relawan berharap, aksi ini tak hanya menjadi simbol patriotisme, tapi juga membangkitkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga laut sebagai sumber kehidupan.
Ke depan, Laut Merak diharapkan bisa tumbuh menjadi destinasi wisata edukatif yang menjunjung tinggi pelestarian lingkungan serta memberdayakan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.(*/ARAS)