Cerita Arga Maulana Adriano, Juara News Anchor Student Competition 2026 Kategori Pelajar

 

CILEGON – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Kota Cilegon. Arga Maulana Adriano, siswa SMP Negeri 6 Cilegon, sukses menduduki peringkat pertama dalam ajang News Anchor Student Competition tahun 2026, Sabtu (28/2/2026).

Dalam kompetisi yang diikuti puluhan peserta dari berbagai sekolah unggulan, Arga berhasil meraih total skor 181. Nilai tersebut menempatkannya di posisi teratas, mengungguli peserta lain yang dikenal memiliki kemampuan public speaking yang kuat.

Ajang News Anchor Student Competition 2026 menjadi wadah bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan membaca berita secara profesional, mulai dari artikulasi, intonasi, penguasaan materi, hingga ekspresi di depan kamera.

Para peserta dinilai langsung oleh dewan juri yang terdiri dari praktisi penyiaran dan akademisi komunikasi.

Keberhasilan Arga tidak diraih secara instan. Selama masa persiapan lomba, ia menjalani latihan rutin untuk mengasah kemampuan berbicara dan membangun kepercayaan diri.

Salah satu metode yang konsisten ia lakukan adalah berlatih membaca berita di depan cermin.

Latihan tersebut dilakukan hampir setiap hari sepulang sekolah selama masa kompetisi.

Di depan cermin kamarnya, Arga melatih ekspresi wajah, kontak mata, serta gestur tubuh agar terlihat natural dan meyakinkan layaknya seorang pembawa berita profesional.

Menurut Arga, latihan mental menjadi kunci utama keberhasilannya. Ia mengaku sempat merasa gugup ketika membayangkan tampil di hadapan juri dan penonton.

Namun, kebiasaan berlatih di depan cermin membantunya mengatasi rasa cemas tersebut.

“Awalnya saya sering grogi dan suara saya terdengar bergetar. Tapi saya terus latihan di depan cermin untuk melatih mental juga,” ujar Arga, Sabtu (28/2/2026)

Ia juga menambahkan bahwa konsistensi menjadi faktor penting dalam prosesnya.

“Saya percaya kalau kita mau disiplin latihan, hasilnya pasti mengikuti. Setiap hari saya evaluasi cara baca saya, dari pengucapan sampai bahasa tubuh,” katanya.

Tak hanya fokus pada teknik membaca berita, Arga juga memperdalam pemahaman terhadap materi yang dibawakannya.

Ia mempelajari struktur naskah berita, cara menekankan poin penting, serta menjaga tempo agar informasi tersampaikan dengan jelas kepada audiens.

Dengan capaian skor 181 dan gelar juara pertama, Arga berharap keberhasilannya dapat memotivasi teman-teman seusianya untuk berani mencoba hal baru dan mengembangkan potensi diri, khususnya di bidang komunikasi dan penyiaran.

“Jangan takut untuk mencoba. Kalau kita punya mimpi, mulai saja dari hal kecil. Saya mulai dari latihan sendiri di depan cermin, dan ternyata itu membawa saya sampai di titik ini,” tutupnya. (*/ARAS)

Comments (0)
Add Comment