CILEGON – Setelah dilantik pada Kamis (20/2/ 2025) oleh Presiden Prabowo Subianto, Walikota Cilegon, Robinsar, langsung mengikuti orientasi retreat pembekalan kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang.
Kegiatan yang berlangsung dari 21 hingga 28 Februari 2025 ini diikuti oleh 503 kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024 lalu.
Robinsar mengungkap cerita selama dirinya mengikuti retreat di Akmil tersebut melalui akun instagram resminya baik diupload dalam bentuk postingan ataupun diupload dalam bentuk reels.
Diceritakan oleh Robinsar, pada hari kedua retreat, Sabtu, 22 Februari 2025, para peserta diwajibkan mengenakan seragam Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk mengikuti rangkaian kegiatan, termasuk apel pagi dan latihan baris-berbaris.
Penggunaan seragam Satpol PP ini dimaksudkan untuk menanamkan disiplin dan semangat penegakan peraturan di kalangan kepala daerah.
Robinsar, melalui postingan reels di akun Instagram resminya @robinsar19 membagikan momen saat mengenakan seragam Satpol PP bersama rekan-rekan kepala daerah lainnya.
“Pagi ini kita apel menggunakan seragam Satpol PP, siap menertibkan Pasar Kranggot,” kata Robinsar dengan nada bercanda, dalam unggahan reelsnya, dikutip pada Senin (24/2/2025).
Pernyataan Robinsar tentang penertiban Pasar Kranggot pun menuai beragam respons dari warganet. Beberapa mendukung upaya tersebut, sementara yang lain menanggapinya dengan nada humor.
Sejumlah pengguna media sosial mengapresiasi sikap Robinsar yang tegas dan bersemangat dalam menata kota.
“Semangat Pak Wali. Menyala Cilegon,” tulis @reckythullank dalam kolom komentar.
Ada juga yang menyebutnya sebagai pemimpin gagah yang siap turun langsung ke lapangan.
“Gagah amat si Pak Wali,” kata akun @alfrdns_ ikut berkomentar.
Namun, ada juga yang berseloroh, mengaitkan kehadirannya dengan menggunakan seragam Satpol PP dengan razia di tempat-tempat tertentu.
“Om, mau razia kos kosan ya?” tanya salah satu akun yaitu @kangrizkikhairul kepada Robinsar dengan maksud bercanda.
Di sisi lain, sebagian warganet memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan aspirasi terkait kondisi pasar di Cilegon.
Mereka menyoroti berbagai persoalan yang masih perlu diperbaiki, seperti masalah kebersihan, banjir, serta lalu lintas yang semrawut di sekitar Pasar Kranggot dan Pasar Pagebangan.
Beberapa berharap agar pemerintah lebih serius dalam menangani permasalahan tersebut demi menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat.
“Pasar Kranggot dan Pasar Pagebangan wajib ditertibkan Pak. Supaya terlihat indah. Di Pasar Pagebangan tiap hari becek mulu. Dan Pasar Kranggot banyak yang wajib dibenahi, mulai dari sampah, banjir, dan jalur lalu lintas yang gak jelas, terjadilah tiap hari selalu macet,” tulis akun instagram @lailazainn.
Kegiatan retreat ini menjadi momentum bagi para kepala daerah untuk memperkuat komitmen dalam menjalankan amanah yang telah diberikan oleh rakyat, serta membangun sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera. ***