Cilegon Ketiga Pengangguran Terbanyak di Banten, Disnaker : Rekrutmen Lesu, Angkatan Kerja Naik

 

CILEGON – Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon, Panca Nugrahestianto Widodo, menanggapi meningkatnya angka pengangguran di daerahnya pada 2025.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Banten mencatat, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Cilegon mencapai 7,41 persen, naik dari 6,08 persen pada 2024.

Angka itu menempatkan Cilegon di posisi ketiga tertinggi di Banten, di atas rata-rata provinsi sebesar 6,69 persen.

“Saya tidak membela diri, tapi TPT itu kan bukan hanya Disnaker. Tahun ini perekrutan dari perusahaan dibanding tahun kemarin jauh sekali penyerapannya,” kata Panca, Senin (10/11/2025).

Menurutnya, peningkatan pengangguran disebabkan oleh bertambahnya angkatan kerja dan menurunnya rekrutmen perusahaan.

“Itu mungkin di angkatan kerja yang bertambah, recruitment perusahaan juga berkurang, oleh karena itu wajar kalau angka TPT naik,” ujarnya.

Ia menyebut, Disnaker telah berupaya maksimal, namun keterbatasan lowongan membuat kondisi sulit berubah.

“Tapi kan kita sudah berupaya semaksimal mungkin. Kalau tidak ada recruitment yang banyak juga repot,” katanya.

Panca juga menyoroti kemungkinan belum terdatanya pekerja sektor UMKM.

“Cuma memang dari BPS apakah yang dari UMKM sudah terdata atau hanya yang kaitannya dengan perusahaan,” ujarnya.

Dari data Disnaker, jumlah tenaga kerja terserap hingga Oktober 2025 sebanyak 1.975 orang, turun hampir setengah dibanding lebih dari 3.000 orang pada periode yang sama tahun lalu.

“Memang sangat jauh datanya, tapi itu kan berkaitan dengan pekerja formal. Yang informal belum tahu persis,” jelasnya.

Ia menambahkan, lemahnya penyerapan tenaga kerja juga dipengaruhi kondisi global.

“Mungkin karena kebutuhan perusahaan yang memang tidak banyak, ditambah pengaruh dunia global yang menekan kebutuhan tenaga kerja,” pungkasnya.***

Comments (0)
Add Comment