Dinas Kominfo Cilegon Jadikan Aktivis Medsos Sebagai Relawan Informasi untuk Pemerintah

CILEGON – Dinas Komunikasi, Informatika, Sandi dan Statistik (Diskominfo-SP) Kota Cilegon mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif sebagai relawan informasi guna memperkuat penyebaran informasi publik di tengah masyarakat.

Kepala Diskominfo-SP Kota Cilegon, Agus Zulkarnaen, menyampaikan bahwa program relawan informasi merupakan inisiatif baru yang mulai dijalankan pada tahun 2026, sehingga jumlah relawan yang terlibat saat ini masih sangat terbatas.

“Relawan Informasi yang ada saat ini baru 1 orang karena program relawan informasi merupakan program yang baru berjalan tahun 2026,” katanya, Jumat (10/4/2026).

Ia menjelaskan, program ini terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa persyaratan khusus, selama memiliki kemauan untuk berkontribusi dalam menyampaikan informasi kepada publik.

“Tidak ada kriteria khusus terkait relawan informasi, jadi siapa saja bagi masyarakat yang dengan suka rela dapat menyampaikan dan menyebarluaskan informasi kepada masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, relawan informasi diharapkan dapat membantu menyampaikan berbagai informasi penting yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Khususnya berkaitan dengan pelayanan publik, infrastruktur, dan lingkungan hidup dapat berkoordinasi dengan Dinas Kominfo SP Kota Cilegon,” ujarnya.

Agus menuturkan, peran relawan informasi menjadi penting sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam memastikan informasi tersampaikan secara luas dan tepat sasaran.

Selain itu, relawan juga diharapkan mampu menjembatani komunikasi dua arah antara pemerintah daerah dan masyarakat, sehingga aspirasi publik dapat tersampaikan dengan baik.

“Menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dengan Pemkot Cilegon,” katanya.

Meski demikian, ia mengakui bahwa saat ini belum tersedia insentif atau keuntungan dalam bentuk materi bagi para relawan yang bergabung dalam program tersebut.

“Untuk saat ini belum ada benefit secara langsung terutama berupa materiil,” ungkapnya.

Kendati tidak memberikan keuntungan finansial, Agus menilai relawan tetap akan memperoleh manfaat lain yang tidak kalah penting, terutama dalam hal jaringan dan komunikasi.

“Relawan Informasi bisa mendapatkan benefit interaksi/komunikasi secara langsung dengan Para Pejabat dan Pegawai di Lingkungan Pemkot Cilegon dan Masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap ke depan semakin banyak masyarakat yang terlibat sebagai relawan informasi, sehingga penyebaran informasi publik dapat berjalan lebih efektif dan merata di seluruh wilayah Kota Cilegon.

Dengan keterlibatan masyarakat, pemerintah optimistis dapat membangun komunikasi yang lebih transparan, partisipatif, dan responsif terhadap berbagai isu yang berkembang di masyarakat. (*/ARAS)

Comments (0)
Add Comment