Dindikbud Cilegon Pastikan Tes Kemampuan Akademik 2026 untuk Murid SD Berjalan Lancar

 

CILEGON — Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa sekolah dasar di Kota Cilegon dilakukan dengan sistem pembagian sesi akibat keterbatasan perangkat teknologi di sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon, Heni Anita Susila, mengatakan pelaksanaan TKA hari pertama difokuskan untuk jenjang SD dengan penyesuaian teknis di lapangan.

“Nah, hari ini kita mulai dari sekolah dasar. Nah, ini ada beberapa session karena kan fasilitas Chromebook, laptop, atau komputernya tidak semuanya terakomodir,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Ia menjelaskan, setiap ruang ujian minimal memiliki 20 perangkat TIK, baik Chromebook, laptop, maupun komputer.

Namun, jumlah peserta di sejumlah sekolah melebihi kapasitas tersebut sehingga pelaksanaan harus dibagi dalam beberapa sesi.

Disebutkan, dalam satu hari pelaksanaan bisa mencapai hingga tiga sesi, masing-masing diikuti sekitar 20 siswa, dan akan berlangsung hingga pertengahan pekan ini.

Secara teknis, sesi ujian dimulai pukul 07.00 hingga 09.00 atau 10.00, dilanjutkan pukul 10.00 hingga 12.00, serta sesi terakhir pukul 13.30 hingga 15.00.

Heni menambahkan, pelaksanaan TKA untuk jenjang SMP telah lebih dulu dimulai sejak awal April dan saat ini masih menunggu hasil dari Kementerian.

Dari hasil monitoring di sejumlah sekolah, pelaksanaan TKA dilaporkan berjalan lancar tanpa kendala, baik dari sisi teknis maupun kehadiran peserta yang terpantau penuh.

TKA sendiri menjadi salah satu syarat dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB) melalui jalur prestasi akademis.

Selain itu, terdapat pula jalur non-akademis yang mencakup piagam di bidang kesenian, olahraga, sains, dan lainnya, serta jalur akademis melalui nilai rapor dan TKA.

“Cilegon menetapkan untuk raport bobotnya 30% dan TKA 70% bobot untuk SPMB ini gitu,” ujarnya.

Dengan skema tersebut, pemerintah daerah berharap proses seleksi peserta didik baru dapat berjalan lebih objektif, terukur, dan mampu menjaring siswa berprestasi secara optimal. (*/ARAS)

Comments (0)
Add Comment