Dua Petukang Meninggal Dunia Tertimpa Runtuhan Tembok Bongkaran Rumah di Cilegon

CILEGON – Peristiwa tragis terjadi di area lahan gusuran Lingkungan Tegal Jaya Priuk, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Minggu (24/8/2025).

Sebanyak tiga orang yang berprofesi sebagai petukang tertimpa reruntuhan tembok rumah yang sedang dibongkar.

Dari tiga korban tersebut, dua orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Menurut keterangan warga sekitar, ketiga orang tersebut sedang melakukan pembongkaran bangunan rumah.

Aktivitas pembongkaran dilakukan secara manual tanpa alat berat, sehingga berisiko jika tidak teknis kerja diperhitungkan dengan baik.

“Mereka sedang bongkar rumah,” ujar salah satu warga, Minggu (24/8/2025).

Kesaksian warga menguatkan bahwa peristiwa naas tersebut terjadi saat korban tengah berusaha meruntuhkan bagian dinding rumah.

Adapun korban yang tertimpa reruntuhan diketahui bernama Abah Jasim, Julkarim, dan Sujai.

Ketiganya merupakan warga asal Pasireurih dan Cijolang, Kecamatan Cisata, Kabupaten Pandeglang.

Dua di antara mereka meninggal di tempat, sementara satu korban lainnya mengalami luka berat.

Peristiwa ini terjadi di tengah proses penggusuran pemukiman liar di lokasi lahan yang sedang berusaha dikosongkan oleh pemiliknya.

Sebelumnya, pihak kuasa pemilik lahan telah memberikan tenggat waktu kepada warga untuk membongkar bangunan mereka secara mandiri sebelum tim eksekusi turun langsung ke lapangan.

Sayangnya, proses pembongkaran secara mandiri yang dilakukan warga pengguna lahan justru berujung duka.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa ini.

Musibah ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban terlihat dari salah seorang istri korban yang menangis histeris di lokasi kejadian. (*/ARAS)

Korban GusuranLapak pemulungLapak SukmajayaPetukang
Comments (0)
Add Comment