CILEGON – PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) resmi memperpanjang masa flaring atau pembakaran gas sisa produksi hingga awal Juni 2025.
Hal ini disampaikan dalam surat pemberitahuan yang dilayangkan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Banten pada Senin (26/5/2025), yang ditandatangani oleh General Manager HSE PT LCI, Sugeng Priyanto.
Dalam surat bernomor 76/LCI-VP/GA/V/2025, LCI menjelaskan bahwa perpanjangan masa flaring diperlukan karena tahapan start-up pabrik masih membutuhkan waktu tambahan agar proses produksi mencapai kondisi stabil.
“Rencana PT LCI memperpanjang periode start up dan pembakaran gas di cerobong (flaring) karena perlu ada tambahan waktu,” tulis Sugeng dalam suratnya.
Sugeng juga menegaskan bahwa flaring bukan merupakan tanda adanya gangguan atau bahaya, melainkan bagian dari standar operasional keamanan di industri petrokimia.
“Flaring bukan indikasi bahaya, melainkan salah satu mekanisme pengamanan yang dilakukan sebagai bagian dari standar operasional prosedur pabrik petrokimia,” jelasnya.
Ia menambahkan, selama masa start-up, proses pembakaran gas memang bisa berlangsung lebih lama dari biasanya.
“Namun selama masa start-up, aktivitas pembakaran mungkin memerlukan waktu untuk stabil sebelum mencapai kondisi normal,” lanjutnya.
Perpanjangan kegiatan flaring ini direncanakan berlangsung mulai Selasa, 27 Mei 2025 hingga satu pekan ke depan.
Selama periode tersebut, masyarakat Cilegon kemungkinan masih akan melihat kilatan cahaya merah di langit kota akibat aktivitas pembakaran gas dari cerobong LCI. (*/ARAS)