Forward Tegaskan Dewan Kebudayaan Cilegon Harus Jadi Bagian Pembangunan

CILEGON  – Forum Wartawan Kebudayaan (FORWARD) menegaskan bahwa keberadaan Dewan Kebudayaan Kota Cilegon (DKKC) harus menjadi bagian dari proses pembangunan daerah, khususnya dalam memperkuat karakter dan identitas Kota Cilegon di tengah perkembangan sebagai kota industri.

Pandangan tersebut disampaikan Ketua FORWARD, Rizal Arif Baihaqi, bertepatan dengan momentum refleksi satu tahun berdirinya Dewan Kebudayaan Kota Cilegon (DKKC), Kamis (11/6/2026).

Menurut Rizal, kebudayaan tidak seharusnya ditempatkan sebagai pelengkap dalam pembangunan, melainkan menjadi elemen penting yang menentukan arah dan karakter pembangunan daerah.

Ia menilai, selama ini keberhasilan pembangunan kerap diukur dari pertumbuhan ekonomi, investasi, maupun pembangunan infrastruktur.

Padahal, pembangunan yang berkelanjutan juga memerlukan fondasi kebudayaan yang kuat agar masyarakat tetap memiliki identitas di tengah perubahan zaman.

“Kebudayaan bukan pelengkap pembangunan. Kebudayaan adalah fondasi yang memberi arah bagi pembangunan itu sendiri. Kota yang maju tidak hanya memiliki pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memiliki karakter, ingatan, dan nilai-nilai yang hidup di tengah masyarakatnya,” ujarnya.

FORWARD menilai kehadiran DKKC selama satu tahun terakhir telah memberikan kontribusi positif dalam memperkuat posisi kebudayaan di Kota Cilegon.

Berbagai ruang diskusi, kegiatan seni budaya, penguatan komunitas, hingga pembahasan mengenai masa depan kebudayaan daerah mulai berkembang dan mendapatkan perhatian yang lebih luas dari berbagai kalangan.

Meski demikian, FORWARD berpandangan bahwa perjalanan pembangunan kebudayaan masih berada pada tahap awal dan membutuhkan kerja bersama yang berkelanjutan.

Selain persoalan fasilitas dan dukungan anggaran, tantangan terbesar yang dihadapi adalah membangun kesadaran masyarakat bahwa kebudayaan merupakan kebutuhan strategis yang harus hadir dalam setiap aspek pembangunan daerah.

“Kebudayaan tidak boleh hadir hanya saat perayaan atau peringatan tertentu. Kebudayaan harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat dan masuk dalam setiap proses pembangunan daerah,” katanya.

Selain mendorong penguatan peran kebudayaan dalam pembangunan, FORWARD juga menyoroti pentingnya dokumentasi dan publikasi sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya.

Sebagai organisasi yang berfokus pada jurnalistik kebudayaan, FORWARD menilai masih banyak aktivitas budaya yang tumbuh di tengah masyarakat namun belum terdokumentasikan secara optimal.

Padahal, dokumentasi memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan memori kolektif masyarakat sekaligus menjadi catatan sejarah bagi generasi mendatang.

Tanpa dokumentasi yang memadai, berbagai karya, gagasan, maupun peristiwa budaya berpotensi hilang seiring berjalannya waktu dan tidak dapat diwariskan secara utuh.

“Kebudayaan yang tidak dicatat perlahan akan hilang dari ingatan. Karena itu media memiliki tanggung jawab untuk merekam, menulis, dan menyebarluaskan berbagai proses kebudayaan agar menjadi bagian dari sejarah kota,” ujar Ketua FORWARD.

Lebih lanjut, FORWARD menilai Kota Cilegon memiliki peluang besar untuk membangun identitas sebagai kota industri yang tetap berakar kuat pada nilai-nilai budaya lokal.

Menurutnya, kemajuan ekonomi dan penguatan kebudayaan bukanlah dua hal yang saling bertolak belakang, melainkan dapat berjalan beriringan dan saling mendukung dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Momentum satu tahun DKKC juga menjadi pengingat bahwa pembangunan kebudayaan merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan seniman, budayawan, komunitas, akademisi, media, pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat luas.

FORWARD berharap Dewan Kebudayaan Kota Cilegon dapat terus menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat untuk merawat identitas daerah dan memperkuat peradaban kota.

“Satu tahun mungkin baru langkah awal. Namun setiap perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Selama semangat kolaborasi terus dijaga, kami percaya kebudayaan Cilegon akan tumbuh menjadi kekuatan yang memperkaya kehidupan kota ini,” tutupnya. (*/ARAS)

Comments (0)
Add Comment