CILEGON – Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Cilegon membentuk Remaja Siaga Bencana sebagai upaya memperkuat edukasi kebencanaan sejak usia dini di daerah yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi, Sabtu (27/12/2025) kemarin.
Pembentukan Remaja Siaga Bencana tersebut merupakan hasil kolaborasi antara FPRB Kota Cilegon dan Forum Generasi Berencana (GenRe) Kota Cilegon melalui Program PLN Peduli 2025.
Sekretaris Umum FPRB Kota Cilegon, Erlan Zaenal, mengapresiasi inisiatif PLN Peduli yang secara konsisten mendukung penguatan kapasitas masyarakat dalam pengurangan risiko bencana.
“Hari ini FPRB bersama PLN Peduli kembali membentuk Remaja Siaga Bencana. Bahkan bisa dikatakan ini menjadi salah satu yang pertama di Indonesia, di mana remaja GenRe dilibatkan langsung dalam sosialisasi dan edukasi bahaya bencana kepada remaja sebayanya,” ujar Erlan.
Ia menilai jumlah remaja di Kota Cilegon yang cukup besar merupakan potensi strategis dalam membangun ketangguhan daerah menghadapi bencana.
Menurutnya, penyampaian edukasi kebencanaan kepada remaja perlu dilakukan dengan pendekatan yang sesuai dengan karakter generasi muda, yakni komunikatif, menyenangkan, dan partisipatif.
“Oleh karena itu, pembentukan Remaja Siaga Bencana menjadi penting agar remaja memiliki pengetahuan, kesadaran, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi bencana,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 30 relawan dari Forum GenRe Kota Cilegon mendapatkan pelatihan langsung dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon.
Senada dengan FPRB, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Cilegon menyambut baik pelibatan remaja dalam program tersebut.
Menurutnya, keterlibatan remaja akan memberikan efek berantai dalam penyebaran informasi kebencanaan.
“Ketika remaja dilibatkan dan bergerak, maka teman-teman sebayanya akan lebih mudah teredukasi,” ujarnya.
Program itu merupakan rangkaian kegiatan berkelanjutan yang dilaksanakan oleh FPRB bersama PLN Peduli selama dua pekan sebagai bagian dari penguatan kapasitas masyarakat dalam pengurangan risiko bencana.
Ketua FPRB Kota Cilegon, Hasbi Sidik, berharap pembentukan Remaja Siaga Bencana dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi remaja lainnya untuk berperan aktif dalam edukasi kebencanaan di tengah masyarakat.
“Remaja Siaga Bencana atau GenRe Warrior ini dibentuk untuk membantu FPRB dalam mengedukasi masyarakat agar lebih siap dan tangguh menghadapi bencana di Kota Cilegon,” katanya.***