Fraksi PPP DPRD Cilegon Dukung Pencalonan Mardiono Kembali Jadi Ketum, Sahruji Targetkan Punya Wakil di DPR RI

CILEGON – Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Kota Cilegon menyatakan dukungan terbuka kepada Muhamad Mardiono untuk kembali memimpin partai berlambang Ka’bah.

Deklarasi ini disampaikan usai gelaran Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) PPP Kota Cilegon pada Kamis (4/9/2025).

Dukungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Fraksi PPP DPRD Kota Cilegon, Saepudin, bersama anggota dewan lainnya.

Sayap partai seperti Wanita Persatuan Pembangunan (WPP) dan Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) juga turut serta, disertai pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) hingga Pengurus Anak Cabang (PAC) PPP se-Kota Cilegon.

Dalam Mukercab, selain melakukan evaluasi program dan menyusun rencana strategis organisasi ke depan, salah satu poin rekomendasi yang dihasilkan adalah dukungan kepada Mardiono sebagai kandidat Ketua Umum DPP PPP.

Sebagaimana diketahui, Muktamar ke-10 PPP akan digelar di Ancol, Jakarta, pada 27-29 September 2025.

Salah satu agenda utama forum tertinggi partai tersebut adalah pemilihan ketua umum.

Menanggapi dukungan yang diberikan, Ketua DPC PPP Kota Cilegon, Sahruji, menegaskan bahwa pihaknya solid mengusung Mardiono.

“Namun sampai hari ini belum ada calon yang muncul untuk Ketum PPP, hanya satu-satunya Pak Mardiono. Ya kalau Pak Mardiono calonnya, berarti DPC Kota Cilegon mendukung Pak Mardiono,” ujar Sahruji.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya sosok pemimpin yang konsisten membesarkan partai hingga ke tingkat daerah.

“Pemimpin ini komitmen bagaimana bisa membesarkan partai di daerah,” tambahnya.

Menurut Sahruji, figur ketua umum ke depan harus mampu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kepentingan partai, sekaligus mendorong lahirnya kader-kader berkualitas dari daerah.

“Idealnya pemimpin ke depan harus lebih mengevaluasi kepentingan partai. Dari daerah ini bisa melahirkan calon-calon RI yang berkualitas, yang punya dedikasi dan berpengaruh juga,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya figur ketua umum yang memiliki kapasitas elektoral untuk menyaring bakal calon legislatif yang mampu merebut simpati publik.

“Kisi-kisinya figurnya harus punya daya jual. Nanti ketua umum harus bisa menyaring bakal calon yang nantinya bisa dipilih masyarakat menjadi DPR-RI,” tegasnya.

Tak hanya itu, Sahruji menargetkan agar wilayah Banten, khususnya zona 2, dapat memiliki perwakilan yang lebih kuat di tingkat pusat.

Hal itu menurutnya penting untuk memperkuat komunikasi politik dan memperjuangkan kepentingan daerah.

“Targetnya, agar zona 2 ini punya wakil rakyat yang di pusat, untuk membangun komunikasi kepentingan daerah,” pungkasnya. (*/ARAS)

DPRD Kota Cilegonfraksi PPPMardionoPPPPPP Kota CilegonSahruji
Comments (0)
Add Comment