CILEGON – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Cilegon melalui Bidang Perencanaan dan Anggaran menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan, Penganggaran, Pelaporan dan Pertanggungjawaban Dana Hibah di Aula KONI Cilegon, Kamis (26/6/2025).
Kegiatan ini bertujuan agar pengurus cabang olahraga (cabor) memahami teknis pelaporan keuangan, serta menghindari kesalahan dalam Laporan Pertanggungjawaban (LPJ).
Ketua KONI Cilegon, Abdul Salam Salim, mengatakan pelatihan ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun untuk meningkatkan kapasitas SDM di lingkungan KONI.
“Apalagi, banyak kebijakan baru oleh Pemerintah. Sehingga para Pengcab perlu diberikan pelatihan dan pemahaman dalam melakukan pelaporan serta penyusunan keuangan,” kata Abdul Salam Salim.
Ia mengungkapkan, saat ini banyak pengcab yang baru saja melakukan pergantian kepengurusan.
Oleh karena itu, pelatihan ini dinilai penting agar pengurus baru tidak salah dalam pelaporan anggaran.
“Yang kami tahu kan Pengcab ini sudah melakukan regenerasi kepengurusan, makanya kami berikan pelatihan ini sebagai penyegaran dan masukan kepada pengurus baru. Jadi nanti pada pelaksanaan, Pengcab harus siap melakukan pelaporan dari anggaran yang kami turunkan,” ujarnya.
Menurutnya, meski selama ini kesalahan yang terjadi tidak bersifat krusial, pengawasan tetap diperlukan karena dana hibah KONI merupakan amanah masyarakat.
“Ya kan selama ini juga kami dampingi terus, untuk membuka ruang kepada Pengcab agar bisa konsultasi. Jangan sampai banyak kesalahan teknis, sehingga berakibat fatal pada pelaporan keuangan pengcab,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Bimtek, Heni Anita Susila, menyebutkan kegiatan ini diikuti 58 perwakilan cabor.
Ia mengatakan kegiatan ini digelar untuk meningkatkan pemahaman tentang perpajakan dan laporan keuangan.
“Ini merupakan kegiatan rutin, untuk meningkatkan kualitas SDM di bawah naungan KONI Kota Cilegon. Khususnya pada pembuatan laporan keuangan,” ucapnya.
“Karena regulasi aturan dalam pelaporan yang selalu berkembang. Dan juga membantu peserta dalam pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan. Kami menghadirkan narasumber dari Inspektorat, BPKPAD juga dari tim Audit KONI Cilegon,” ungkapnya. (*/Ika)