CILEGON-Jumlah inovasi di Kota Cilegon tahun 2024 hanya 38 inovasi dan berada pada level inovatif, masih terpaut jauh dengan kabupaten kota lain di Indonesia yang sudah mencapai 200 inovasi seperti Banyuwangi.
Sebagai Kota Industri, Cilegon memiliki potensi pengembangan inovasi yang cukup besar, dukungan dan persoalan di daerah industri sangat banyak dan bisa menjadi potensi ide.
Dijelaskan Kepala Pusat Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia, Teknologi Informasi dan Inovasi Pemerintahan Dalam Negeri, Aferi Syamsidar bahwa level inovasi Kota Cilegon masih rendah meskipun pernah menjadi pemenang inovasi tepat guna tingkat nasional.
“Untuk mendapatkan Penghargaan Inovasi Cilegon Masih Jauh, sekarang masih berada di Level Inovatif saja belum sangat inovatif,” ujarnya saat memberikan sambutan pada Inovasi Award Kota Cilegon, Senin (24/2/2025).
Menurutnya jumlah karya inovasi yang telah dibuat masih perlu peningkatan dan dukungan lain seperti replikasi karya dan penguatan regulasi.
“Indikator replikasi dan keterlibatan tor inovasi dan regulasi, ada regulasi yang lebih permanen agar menjadi kewajiban seluruh OPD, atau ada Perda atau Perwal, mewajibkan 1 OPD 1 Inovasi. Itu yang kita harapkan,” imbuhnya.
Belum jadi sangat inovatif, karena Jumlah inovasi cuma 13 Banyuwangi 200 kota serang sudah beberapa kali meraih government award.
Berkaitan dengan inovasi tersebut, Wakil Walikota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo berharap ada peningkatan pada kuantitas dan penghargaan terhadap inisiator inovasi tersebut.
“Saya berharap, kompetensi bukan menang kalah yang kalah yang sudah penjurian juga diberikan pembinaan, ada pembinaan di Posyantek nya,” ujar Fajar pada kesempatan yang sama.
Menurutnya, apresiasi ini penting bagi inisiator agar lebih mampu mengembangkan dan membuat inovasinya lebih bermanfaat dan mampu direplikasi secara luas
“Berkaitan inovasi ini kita harus memberikan apresiasi, kalau nanti diundang jangan kita yang datang kesana satu dinas setengah pesawat, ingat Efisiensi, harus mereka pejuang inovasi yang hadir, nanti Anggaran perubahan kita ajukan untuk pejuang inovasi,” pungkasnya. (*/ARAS)