CILEGON – Delapan bulan sudah roda Pemerintahan Helldy-Sanuji berjalan, beragam upaya sudah coba dilakukan dan banyak juga yang menginginkan realisasi perubahan, terutama penuntasan janji kampanye yang di gagas pasangan tersebut.
Seperti yang diutarakan Ketua DPC Gerindra Kota Cilegon Sokhidin saat menyinggung sepuluh janji politik Helldy-Sanuji. Seperti dikutip dari lembarberita.co.id, Ketua DPC Gerindra Cilegon Sokhidin, menganggap program yang dicanangkan Walikota Cilegon atau janji politik Helldy Agustian, dianggap Semberono atau tidak difikirkan baik-baik. Pasalnya janji politik tersebut tidak realistis dan berpotensi menipu masyarakat.
Menanggapi hal tersebut Sekretaris DPC Gerindra Kota Cilegon Fathurohmi menuturkan, sikap Gerindra tersebut adalah salah satu upaya bentuk pengawasan terhadap pemerintah dan juga bentuk kecintaan Gerindra untuk masyarakat Kota Cilegon.
“Kita berpartai dalam konteks kepentingan Kota Cilegon kritik yang disampaikan oleh pak ketua bukan atas rasa kebencian atau apapun, tapi silahkan dari publik menilai, itu dalam rangka justru kita mendorong Pak Helldy mampu merealisasikan sepuluh janji politik, tentu kita menyadari secara bertahap,” kata Fathurohmi Kepada Fakta Banten, Sabtu (30/10/2021).
Ketua Komisi II DPRD Cilegon itu juga meminta kepada masyarakat agar hubungan partai Gerindra dengan Pemerintah Kota Cilegon tidak dihubungkan atas rasa kebencian, tapi menurutnya itu adalah langkah partai untuk menjadi penyeimbang dalam penyelenggaraan Pemerintahan Kota Cilegon.
“Justru itu adalah bentuk rasa cinta kami Partai Gerindra terhadap pemerintah Cilegon, agar programnya bisa direalisasikan dengan bagus, kalau partai Gerindra tidak membantu mengingatkan siapa yang akan mengingatkan? itu yang paling penting,” katanya.
Lanjut Fathurohmi, Gerindra akan ada di depan untuk mendukung jika program itu bagus dan akan terus berkontribusi terhadap pembangunan Kota Cilegon.
“Partai Gerindra konsisten berada di luar koalisi pemerintahan, kalau semua ada dilingkup koalisi, demokrasi di Cilegon ini nanti tidak begitu baik, itu yang kami khawatirkan, izinkan kami untuk tetap di luar koalisi Pemerintahan,” ungkapnya
“Izinkan kami sebagai mitra yang harus selalu kritis, tapi tentu proporsional, tidak ada motif lain kecuali dalam rangka bersama sama Pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat Kota Cilegon,” pungkasnya. (*/Ihsan)