CILEGON – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cilegon sukses menyelenggarakan News Anchor Student Competition tahun 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu agenda utama dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) tingkat Kota Cilegon yang dilaksanakan di Aula DPRD Kota Cilegon, Jumat (28/2/2026)
Sebanyak 56 peserta menunjukkan bakat terbaik mereka dalam ajang ini. Para peserta berasal dari berbagai latar belakang pendidikan, mulai dari jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga mahasiswa perguruan tinggi se-Provinsi Banten.
Ketua PWI Kota Cilegon, Ahmad Fauzi Chan dalam sambutannya menekankan pentingnya regenerasi di dunia jurnalistik dan penyiaran.
Ia memandang bahwa kemampuan komunikasi publik harus dipupuk sejak dini melalui kompetisi yang kompetitif dan profesional.
“Kami sangat bangga melihat kepercayaan diri 56 peserta yang tampil hari ini. Melalui kompetisi news anchor ini, PWI Kota Cilegon ingin ada regenerasi di bidang jurnalistik dan broadcasting,” ujar Ketua PWI Kota Cilegon.
Kompetisi ini menghadirkan dewan juri yang sangat kompeten untuk menjamin kredibilitas penilaian. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon, Heni Anita Susila jadi salah satu juri di even ini.
Juri kedua adalah Sekretaris PWI Provinsi Banten, Fahdi Khalid, yang memberikan penilaian dari perspektif profesionalisme jurnalistik dan teknik penyiaran.
Keduanya bekerja keras menyaring bakat-bakat terbaik dari puluhan kontestan yang hadir.
Parameter penilaian yang digunakan sangat ketat dan mencakup lima aspek utama.
Kelima aspek tersebut adalah intonasi dengan bobot 25%, artikulasi 20%, keteraturan dan kecepatan 10%, pemahaman materi 25%, serta aspek pendukung sebesar 20%.
Setelah melalui proses penjurian yang alot, panitia akhirnya merilis daftar lima besar untuk kategori Mahasiswa. Pada kategori ini, persaingan poin terlihat sangat tipis antar peserta di posisi teratas.
Sapinah, mahasiswi dari Universitas Bina Bangsa (UNIBA), berhasil keluar sebagai juara pertama.
Ia meraih total skor tertinggi sebesar 185 poin, unggul berkat penguasaan materi yang sangat mendalam di hadapan para juri.
Posisi kedua ditempati oleh Maya Meliasari yang juga berasal dari UNIBA dengan total skor 184. Sementara itu, peringkat ketiga diraih oleh Melisa dari UIN SMH-Banten yang mengantongi nilai 183.
Beralih ke kategori SMP, kejutan muncul dari siswa SMPN 6 Cilegon, Arga Maulana Adriano.
Arga sukses menduduki peringkat pertama dengan total skor 181, mengalahkan pesaingnya dari sekolah-sekolah unggulan lainnya.
Arga adalah satu-satunya siswa pria yang mengikuti kegiatan ini.
Menyusul di posisi kedua adalah Khayyirah Sanim Azalea dari SMPN 2 Cilegon dengan raihan 175 poin. Tempat ketiga diraih oleh Renata Salsabilla dari SMPN 1 Cilegon yang memperoleh total skor 174 poin.
Heni Anita Susila dan Fahdi Khalid selaku dewan juri mengakui bahwa kualitas para peserta tahun ini sangat kompetitif dan merata. Mereka menilai para pemenang memiliki potensi besar untuk terjun langsung ke industri media penyiaran nasional.
Kegiatan ini pun resmi ditutup dengan harapan agar News Anchor Student Competition menjadi agenda rutin tahunan.
Hal ini bertujuan untuk terus memotivasi generasi muda dalam mengasah kemampuan literasi media dan komunikasi di era digital. (*/ARAS)