CILEGON – Tokoh masyarakat Kota Cilegon, yang merupakan mantan Wali Kota Cilegon periode 2010-2017, Tubagus Iman Ariyadi, menekankan pentingnya menjaga idealisme pers sebagai pilar penyeimbang kekuasaan dalam kehidupan demokrasi.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri peresmian Monumen Media Siber Indonesia yang digelar Pemerintah Kota Cilegon bersama Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) sebagai rangkaian Hari Pers Nasional 2026, di Alun-alun Kota Cilegon, Sabtu (7/2/2026).
“Monumen ini menjadi saksi sejarah dan tonggak penting nilai idealisme jurnalistik di Indonesia. Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi yang telah ditorehkan SMSI,” ujar Iman dalam sambutannya.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengungkapkan pengalamannya mengenal Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus, sebagai sosok yang konsisten memegang prinsip etik jurnalistik sejak awal kiprahnya di dunia pers.
“Saya saksi perjalanan beliau. Pemikiran pers yang dibangun berakar pada kearifan lokal, namun berwawasan nasional. Idealisme media sebagai suara kebenaran tetap beliau pegang teguh,” katanya.
Menurut Iman, keberadaan media yang objektif sangat penting sebagai pengontrol dan penyeimbang agar kekuasaan tidak disalahgunakan serta tetap berpihak pada kepentingan publik.
“Kita membutuhkan media yang objektif agar kepentingan masyarakat tetap terlindungi. Tanpa itu, potensi penyalahgunaan kekuasaan akan semakin besar,” ujarnya.
Iman juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Cilegon yang telah mendukung menetapkan monumen tersebut sebagai bagian dari sejarah pers nasional.
“Alhamdulillah wali kota dan wakil wali kota memberikan ruang, waktu, dan tempat bersejarah ini, sehingga Monumen Media Siber Indonesia diletakkan di Kota Cilegon,” tutupnya. (*/Rijal)