Harga Daging Melambung Tinggi, Pedagang di Pasar Kranggot Cilegon Keluhkan Lesunya Pembeli

 

CILEGON – Harga daging sapi di Pasar Kranggot, Kota Cilegon, mengalami kenaikan signifikan sejak dua bulan terakhir.

Saat ini, harga daging sapi di pasaran berada di kisaran Rp130.000 hingga Rp140.000 per kilogram, naik dari harga normal sebelumnya sekitar Rp120.000 per kilogram.

Salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Kranggot, Asep, mengatakan tingginya harga sapi hidup membuat pedagang kesulitan menjual daging dengan harga normal.

“Tingginya harga sapi saat ini membuat pedagang tidak bisa menjual daging dengan harga normal,” katanya saat ditemui di lapak dagangnya, Jumat (23/1/2026).

Ia menjelaskan, sebelumnya pedagang bisa mendapatkan sapi dengan bobot sekitar 250 kilogram seharga Rp53 juta. Namun saat ini, harga sapi dengan bobot yang sama mencapai Rp59 juta.

Kondisi tersebut berdampak langsung pada menurunnya daya beli masyarakat.

Asep menyebutkan, saat ini pedagang hanya mampu menjual sekitar 100 kilogram daging per hari.

“Biasanya 300 kilo kita bisa menjual setiap harinya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPT Pasar Kranggot Kota Cilegon, Rogayah, mengatakan kenaikan harga sapi pernah terjadi pada beberapa periode sebelumnya, seperti pada 2017 dan 2020, yang juga dipengaruhi oleh pasokan sapi dari Australia.

Menurutnya, dengan tingginya harga sapi saat ini, seharusnya pedagang menjual daging di atas Rp130.000 per kilogram.

Namun, pedagang di Pasar Kranggot masih berupaya bertahan menjual di harga Rp130.000 per kilogram sambil menunggu arahan dari kelompok atau asosiasi pedagang daging.

“Pedagang daging itu ada asosiasinya, ada perkumpulan. Pasokannya aman, cuma dari harga saja, dari sapinya sudah tinggi,” ujarnya.***

Comments (0)
Add Comment