Ikhlas Digusur, Rusmani Pilih Patuh pada Pemilik Lahan di Lapak Sukmajaya Cilegon

 

CILEGON – Siang itu, terik matahari memantul di atap seng rumah-rumah yang berdiri di atas lahan milik pribadi di Kota Cilegon.

Beberapa bangunan sudah rata dengan tanah, sementara yang lain masih tegak namun menunggu giliran dibongkar.

Rusmani (54) berdiri memandang rumahnya dengan tatapan yang dalam yang sebentar lagi akan rata dengan tanah.

Bau debu bercampur dengan aroma debu mesin memenuhi udara. Beberapa warga menyaksikan pembongkaran bangunan yang berdiri diatas lahan yang bukan haknya.

Rusmani terlihat tegar, ia menyadari rumah yang ia tinggali berdiri di atas tanah milik orang lain yang suatu saat akan diambil oleh pemiliknya.

“Saya mah di sini disuruh sama yang punya tanah. Jadi diapa-apain saya mah nurut,” ucapnya dengan tenang, Rabu (13/08/2025)

Ia sudah menempati rumah itu selama puluhan tahun. Anak pertamanya lahir di sana dan kini berusia 21 tahun. Kenangan panjang itu tidak membuatnya menolak. Baginya, dari awal ia sudah tahu statusnya.

“Saya mengakui saya tinggal di tanah orang lain,” kata Rusmani.

Meski berat, ia memilih mengutamakan kerukunan dan ketaatan hukum.

Ia bersyukur ada kerohiman yang diberikan pemilik lahan sebagai bentuk penghargaan.

“Ya, alhamdulillah, rezeki mah ada, yang penting tidak ada ribut-ribut,” tambahnya.

Kuasa pemilik lahan, Abah Jen, menjelaskan sampai saat ini proses pengosongan dan pembongkaran berjalan lancar dan tidak ada kendala berarti sama sekali.

Sedangkan, hari ini pihaknya juga kembali akan membongkar bangunan sebanyak 30 rumah yang berada di lahan tersebut.

“Sampai saat ini sudah 203 rumah permanen dan semi permanen kepala keluarga penerima uang kerohiman dan bersedia pindah secara sukarela,” ujarnya.

Menurutnya, komunikasi menjadi kunci. Tidak ada pemaksaan fisik, hanya pemberitahuan dan koordinasi agar warga bisa mempersiapkan kepindahan.

“Kami ingin semua pihak merasa dihargai, walaupun secara hukum lahan ini memang milik klien kami,” kata Abah Jen. (*/Ika)

CilegonLapak Sukmajaya
Comments (0)
Add Comment