Jalan Bagendung Raya Nyaris Amblas, Pengusaha Galian dan Warga Turun Tangan

 

CILEGON – Ruas Jalan Bagendung Raya, Kelurahan Bagendung, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, mengalami longsor dan nyaris amblas akibat tingginya intensitas hujan yang terjadi sejak Sabtu (3/1/2026).

Peristiwa tersebut mendorong pengusaha galian pasir di sekitar lokasi untuk turun tangan membantu penanganan kerusakan jalan bersama masyarakat setempat.

Pantauan di lokasi, Rabu (7/1/2026), area jalan yang terdampak telah dipasang garis pembatas dan rambu sederhana sebagai penanda bagi pengguna jalan.

Longsor terjadi di sisi atau bibir jalan sepanjang kurang lebih 15 meter, menggerus sebagian tanah penyangga dan berpotensi membahayakan keselamatan pengendara.

Lokasi longsor berada di sekitar area pabrik kandang ayam yang merupakan lahan milik pribadi dan relatif jauh dari permukiman warga.

Meski demikian, penanganan dilakukan secara swadaya dengan melibatkan warga serta dukungan alat berat jenis ekskavator yang disediakan pengusaha galian pasir.

Lurah Bagendung, Eha Nursoleha, mengatakan pihaknya telah meninjau lokasi sejak kejadian pertama terjadi pada Sabtu lalu.

Ia menyebut longsor disebabkan faktor alam mengingat wilayah Bagendung berada di dataran tinggi dengan kontur tanah yang curam.

“Longsor ini disebabkan karena faktor alam. Sejak Sabtu sudah kami tinjau, dan hingga saat ini penanganan dilakukan melalui swadaya masyarakat serta kepedulian pengusaha galian yang ada di wilayah Bagendung,” ujar Eha.

Ia juga mengimbau para pelaku usaha yang beraktivitas di wilayah tersebut untuk turut berkontribusi menjaga keselamatan lingkungan sekitar.

Selain itu, Eha berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih, khususnya dengan pemasangan pengaman jalan seperti guardrail.

“Kami mohon dukungan pemerintah agar ada pengaman jalan, karena kondisi di lokasi sangat curam dan rawan kecelakaan. Ini demi keselamatan pengguna jalan,” katanya.***

Comments (0)
Add Comment