CILEGON — Pemerintah dan pemangku kepentingan industri resmi meluncurkan jalur logistik Kereta Api Barang dan Kapal Ro-Ro atau Roll-on/Roll-off di Dermaga 7.3 Pelabuhan Cigading milik PT Krakatau Bandar Samudra (KBS) Kota Cilegon, Selasa (18/11/2025).
Peresmian ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem rantai pasok nasional melalui jalur Ciwandan yang kini mulai difungsikan sebagai koridor logistik baru.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi kick-off pengoperasian jalur logistik Ciwandan, yang selama ini hanya menjadi area pendukung aktivitas bongkar muat.
Dengan beroperasinya jalur baru ini, arus distribusi barang tidak lagi bergantung pada jalur Merak dan Bojonegara yang selama ini menjadi tumpuan utama dan mulai sering krodit.
Dalam tahap awal, jalur logistik di PT KBS akan melayani rute Cigading–Pelabuhan Panjang Lampung, terutama untuk komoditas industri dan kebutuhan antarwilayah.
Keberadaan jalur ini diharapkan mampu menekan biaya logistik, mempercepat waktu tempuh, serta meningkatkan efisiensi distribusi barang di wilayah barat Indonesia.
Acara peresmian ini direncanakan dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Direktur Utama PT Krakatau Steel, Akbar Johan serta Gubernur Banten.
Dari unsur Pemerintah Kota Cilegon, Wakil Wali Kota Fajar Hadi Prabowo turut hadir sebagai representasi pemerintah daerah.
Hadir pula Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Sochidin, yang memberikan dukungan terhadap perluasan jalur logistik melalui kawasan industri Ciwandan.
Dengan beroperasinya jalur kereta barang dan kapal ro-ro ini, Cilegon diproyeksikan semakin mengukuhkan diri sebagai kota industri dan gerbang logistik strategis di Provinsi Banten.
Pemerintah pusat dan daerah berharap langkah ini mampu mendongkrak daya saing kawasan industri sekaligus memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. (*/ARAS)