Jelang Puncak Nataru, ASDP Catat Pergerakan Truk Logistik di Pelabuhan Merak Melonjak

 

CILEGON – PT ASDP Indonesia Ferry mencatat lonjakan signifikan pergerakan truk logistik di lintasan Pelabuhan Merak–Bakauheni pada H-2 Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Rabu (24/12/2025).

Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, menyampaikan bahwa meningkatnya arus truk logistik di lintasan strategis Jawa–Sumatera menjadi indikator penting tingginya aktivitas distribusi nasional yang harus tetap terjaga meski bertepatan dengan periode libur panjang.

“Lonjakan pergerakan truk logistik di lintasan Merak–Bakauheni menegaskan peran strategis ASDP dalam menjaga kesinambungan distribusi barang. Di tengah arus puncak Nataru, pasokan logistik tidak boleh terhambat,” ujar Heru dalam keterangan resmi.

Berdasarkan data Posko Pelabuhan Merak, jumlah truk logistik yang menyeberang dari Jawa menuju Sumatera pada H-2 tercatat mencapai 3.620 unit, meningkat 57 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 2.305 unit.

Selain pertumbuhan arus logistik, pergerakan penumpang dan kendaraan juga mengalami peningkatan. Total penumpang yang menyeberang melalui Pelabuhan Merak tercatat 35.368 orang, naik 1,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, total kendaraan yang dilayani mencapai 8.770 unit atau tumbuh 12,6 persen secara tahunan.

Di sisi sebaliknya, arus penyeberangan dari Sumatera menuju Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni juga menunjukkan tren positif.

Posko Bakauheni mencatat realisasi penyeberangan truk logistik mencapai 3.509 unit, meningkat 20,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Total kendaraan yang menyeberang dari Bakauheni menuju Merak tercatat sebanyak 7.914 unit, atau naik 1,9 persen, dengan jumlah penumpang mencapai 32.916 orang.

Untuk memastikan kelancaran arus logistik dan mengantisipasi kepadatan di kawasan pelabuhan, ASDP menerapkan sejumlah langkah pengaturan operasional, termasuk pengalihan truk sesuai golongan kendaraan, optimalisasi kantong parkir, serta penerapan delaying system melalui buffer zone guna mengendalikan antrean menuju area pelabuhan.

Langkah antisipatif tersebut mendapat apresiasi dari Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat melakukan peninjauan langsung ke Pelabuhan Merak pada Rabu dini hari (24/12).

Menhub menilai arus penyeberangan lintas Jawa–Sumatera masih terpantau terkendali dan kondusif.

“Arus penyeberangan Jawa–Sumatera sejauh ini berjalan dengan baik dan relatif lancar,” ujar Menhub.***

Comments (0)
Add Comment