Jembatani Dunia Kerja, FEB Universitas Al-Khairiyah Gelar MoU dengan Industri dan Lembaga Sertifikasi

 

CILEGON – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Al-Khairiyah sukses menggelar Seminar Nasional dengan tema “Ekonomi Digital di Era ESG bagi Gen Z”.

Acara ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh mahasiswa FEB yang mengambil mata kuliah Seminar Manajemen dan Seminar Akuntansi.

“Tujuan utama seminar ini adalah memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu manajemen dan akuntansi dalam skala nasional,” kata Mahfudoh, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Al-Khairiyah (Unival), saat diwawancarai di Cilegon, pada Rabu (20/2/2025).

Salah satu momen penting dalam acara ini adalah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Dekan FEB Universitas Al-Khairiyah, Mahfudoh, dengan beberapa industri dan lembaga sertifikasi profesi.

Langkah ini menjadi strategi yang tepat untuk menjembatani dunia akademik dengan dunia kerja.

Mahfudoh menegaskan bahwa kerja sama ini akan memberikan manfaat besar bagi mahasiswa dalam meningkatkan keterampilan mereka.

“Kami ingin mahasiswa FEB memiliki bekal yang cukup, baik dalam aspek soft skill maupun hard skill, agar mereka lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja,” ujarnya.

MoU ini mencakup program pemagangan yang akan memberikan mahasiswa kesempatan untuk merasakan atmosfer kerja di perusahaan serta memperoleh pemahaman lebih mendalam tentang dunia kerja sesuai bidang keilmuan mereka.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan lulusan FEB Universitas Al-Khairiyah dalam menghadapi persaingan global.

Adapun lembaga yang terlibat dalam MoU ini meliputi:

1. PT Dover Chemical Indonesia

2. RRI Banten

3. LSP AHS Manajemen

4. LSP Tematik Nusantara

Selain itu, seminar ini juga menyoroti karakteristik Generasi Z yang menjadi fokus utama dalam tema acara.

Diketahui, Generasi Z, adalah generasi yang lahir antara tahun 1997 dan 2012, dikenal sebagai generasi digital native yang memiliki kreativitas tinggi, aktif di media sosial, serta memiliki kesadaran sosial yang kuat.

Hal ini menjadi faktor penting dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital dan ESG.

Mahfudoh menambahkan bahwa generasi muda saat ini harus siap beradaptasi dengan dunia kerja yang terus berkembang.

“Generasi Z memiliki potensi besar untuk membawa perubahan, namun mereka juga harus dibekali dengan keterampilan yang relevan agar bisa menjadi pemimpin masa depan,” pungkasnya. (*/Hery)

Comments (0)
Add Comment