CILEGON – Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Cilegon, Muhammad Salim, membantah adanya tindakan pemaksaan atau penghambatan investasi menyusul beredarnya video pertemuan dengan perusahaan konstruksi asal Tiongkok, China Chengda Engineering, Jum’at (9/5/2025).
PT Chengda dan Kadin Cilegon telah bersepakat untuk sama-sama terlibat dalam proyek pembangunan Chandra Asri Alkali.
“Video yang beredar itu semacam argumen saja namanya diskusi, gak ada ancaman kok,” ujar Salim, Selasa (13/5/2025).
Salim menegaskan, diskusi berjalan normatif tanpa tekanan kepada pihak Chengda.
Bahkan setelah pertemuan, dilakukan mediasi lanjutan yang juga dihadiri Kapolsek Ciwandan.
“Dan setelah itu juga ada lanjutan rapat lagi, ada mediasi yang dihadiri Kapolsek Ciwandan, kita ketawa-ketawa kok,” tambahnya.
Terkait narasi yang berkembang di media sosial dan pemberitaan, ia menyebut hal itu hanya opini.
“Gak ada ketegangan, opini yang berkembang ini seolah-olah kita nolak investasi,” tegasnya.
Ia menegaskan, KADIN dan para pengusaha di Cilegon mendukung penuh iklim investasi.
“Kita dukung 1000% investor di Cilegon dan kita akan jaga kondusivitas di Cilegon,” pungkasnya. (*/ARAS)