CILEGON – Ketua Komisi I DPRD Kota Cilegon, Ahmad Hafid, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendorong percepatan pencairan anggaran pembangunan Sarana dan Prasarana Lingkungan (SALIRA) yang dikelola oleh Kelompok Masyarakat (POKMAS).
“Alhamdulillah, hari ini kita sudah melaksanakan permohonan dari POKMAS terkait dengan kegiatan SALIRA,” ungkap Hafid pasca Rapat Dengar Pendapat, Kamis (18/9/2025).
Hafid menjelaskan, hasil keputusan rapat menyepakati pencairan termin pertama program SALIRA yang akan mulai direalisasikan pada bulan Oktober 2025.
“Termin pertama itu akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2025 ini, dan untuk teknis nanti teman-teman semua akan berkoordinasi dengan BPKPAD Cilegon,” jelasnya.
Menurut Hafid, langkah ini menjadi bagian dari upaya DPRD untuk terus mendorong agar program pembangunan bisa segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
DPRD, kata dia, berkomitmen membantu POKMAS agar penyerapan anggaran berlangsung lebih cepat dan tepat sasaran sehingga pemerataan pembangunan tidak tertunda terlalu lama.
Namun, di sisi lain, Hafid juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam penggunaan anggaran mengingat kondisi keuangan daerah yang sempat mengalami defisit.
“Kami dari Dewan juga menekankan juga untuk merasionalisasi anggaran supaya jangan sampai terjadi defisit kembali,” tegasnya.
Ia menilai, program pembangunan harus mengutamakan kebutuhan yang paling mendesak agar dana yang digelontorkan benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Hafid menegaskan, ukuran keberhasilan bukan ditentukan dari besar kecilnya alokasi dana, melainkan seberapa efektif dan efisien anggaran tersebut dijalankan.
“Jadi bukan lagi melihat seberapa besar anggaran itu, tapi seberapa efektif, kalau tidak urgen ya jangan dilaksanakan dulu,” pungkas Hafid.
Komitmen Komisi I DPRD Kota Cilegon ini sekaligus menjadi dorongan bagi POKMAS agar lebih serius dalam mengawal program SALIRA sehingga pembangunan lingkungan benar-benar tepat waktu dan sesuai harapan warga. (*/Adv)