Komite Masyarakat Cilegon Kecam Kebijakan PT Bluescope

CILEGON – Sejumlah Organisasi Masyarakat yang tergabung dalam Komite Masyarakat Cilegon Bersatu (KMCB) mengadakan pers conference pada Kamis, (6/9/2018) di Dapoer Pelipur Lapar Cilegon.

Jumpa pers itu dilakukan sebagai upaya mengkritisi kebijakan baru dari salah satu perusahaan baja di Cilegon, yakni PT Bluescope Steel melalui surat edaran yang dinilai oleh elemen masyarakat tidak berpihak pada kepentingan usaha daerah.

“Adanya ketidaksesuaian dengan kebijakan Direktur yang lama dimana bisa menciptakan iklim yang seimbang,” ujar Ketua Laskar Merah Putih (LMP) Cilegon, Tatang Tarmidzi.

Tatang melanjutkan, pada surat edaran tersebut dimuat bahwa pembeli produk utama (plate prime) yakni Zincalume berhak mendapat produk sampingan, sehingga menimbulkan iklim praktik monopoli dan pengusaha lokal yang bermodal kecil tak mampu berproduksi, karena tidak bisa membeli bahan baku.

Selama ini bahan baku dari pengusaha lokal yakni jenis second grade, down grade, scrap, dan sejenisnya, dimana dalam produksi PT Bluescope merupakan produk sampingan.

“Kita beri kesempatan untuk berdiskusi, jika nanti tidak ada, kita akan datang pada hari senin,” ujar Tatang.

Dalam pernyataan resminya, pihaknya sudah melayangkan surat pemberitahuan aksi kepada Polres Cilegon pada Senin, (10/9/2019) dengan jumlah massa 900 orang.

“Secara prinsip kita sepakat, kalo memang itu Bluescope melakukan hal seperti itu Brigade Al-Khairiyah ada di Barisan depan, bila perlu itu Direktur saya seret keluar,” tegas Anwar Musadad, Ketua Brigade Al-Khairiyah.

Menurut Adad, banyaknya perusahaan di Cilegon belum menjamin tersalurnya tenaga kerja lokal.

“Dulu orang tua kita berkorban banyak untuk anaknya sekolah dan mendapat gelar sarjana, akan tetapi pada kenyataannya di Posco saja sarjana menjadi Cleaning Service, ini akibat kurangnya perhatian dari industri,” katanya kepada wartawan.

Dalam prinsip pembangunan, yakni saling berkaitannya baik lingkungan, sosial, budaya, pendidikan, kesehatan, dan lainnya sehingga dampak pembangunan bisa diminalisir.(*/Do’a Emak)

[socialpoll id=”2513964″]

BluescopeKMCB
Comments (0)
Add Comment