Krakatau Steel Tegaskan Peran Strategis Industri Baja dan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan

 

CILEGON – PT Krakatau Steel (Persero) menegaskan peran strategis industri baja nasional sekaligus komitmen terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan, khususnya bagi Kota Cilegon, Provinsi Banten, dan Indonesia secara luas.

Hal tersebut disampaikan Manajer Community Development Krakatau Steel, Andri, dalam kegiatan Journalist Goes to Campus yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cilegon bekerja sama dengan Krakatau Steel dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di STIT Al-Khairiyah, Kota Cilegon, Selasa (10/2/2026).

Dalam kesempatan itu, Andri menyampaikan apresiasi kepada insan pers serta menekankan pentingnya kolaborasi antara industri, media, dan dunia pendidikan untuk meningkatkan literasi dan kualitas jurnalistik mahasiswa.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi positif antara PWI, akademisi, dan Krakatau Steel untuk meningkatkan kemampuan jurnalistik mahasiswa agar setiap kegiatan jurnalistik berjalan sesuai kaidah dan etika yang benar,” katanya.

Ia menjelaskan, terdapat tiga pokok materi yang disampaikan Krakatau Steel dalam kegiatan tersebut.

Pertama, mengenai peran strategis Krakatau Steel sebagai industri baja nasional bagi pembangunan ekonomi Cilegon dan Banten.

Kedua, komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).

Ketiga, rencana ke depan Krakatau Steel dalam menghadapi tekanan industri baja global yang semakin kompetitif.

Pada sesi diskusi, mahasiswa menyampaikan sejumlah pertanyaan kritis, terutama terkait dampak lingkungan dan penciptaan lapangan kerja.

Menanggapi hal itu, Andri menegaskan bahwa seluruh aktivitas industri di Cilegon telah mematuhi regulasi dan peraturan lingkungan yang berlaku serta melakukan upaya pencegahan dampak lingkungan secara berkelanjutan.

Terkait ketenagakerjaan, ia mengakui industri baja merupakan industri padat modal sehingga peluang kerja masih terbatas.

Namun, Krakatau Steel berupaya menjalin kolaborasi dengan perguruan tinggi untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa agar mampu bersaing di dunia kerja.

“Kami mendorong peningkatan kompetensi melalui kolaborasi dengan akademisi agar lulusan siap menghadapi kebutuhan industri,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa STIT Al-Khairiyah memiliki hubungan historis yang panjang dengan Krakatau Steel, sehingga kolaborasi yang terjalin selama ini dinilai strategis dan perlu terus diperkuat.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan jurnalistik mahasiswa, Krakatau Steel akan menggelar lomba penulisan jurnalistik bertema peran Krakatau Steel bagi masyarakat.

Penilaian lomba akan melibatkan wartawan dan internal Krakatau Steel, dengan batas waktu pengumpulan karya hingga 15 Februari 2026.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memacu semangat mahasiswa untuk berkarier di dunia jurnalistik dan berkontribusi dalam peningkatan kualitas pers nasional,” kata Andri.***

Comments (0)
Add Comment