CILEGON – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon menetapkan sebanyak 763 mahasiswa sebagai penerima program Beasiswa Cilegon Juare tahap kedua.
Meski telah dinyatakan lolos, para penerima diingatkan untuk terus menjaga prestasi akademik agar tidak tereliminasi dari program bantuan pendidikan tersebut.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kota Cilegon, Rahmatullah, menyampaikan bahwa jumlah penerima pada tahap kedua ini telah memenuhi target kuota yang disediakan pemerintah daerah.
“Sesuai pengumuman dan kuota yang ada, sebanyak 763 penerima sudah terpenuhi semua,” ujar Rahmatullah saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat (30/10/2026).
Jumlah penerima pada tahap kedua ini mengalami peningkatan dibandingkan tahap pertama yang menjangkau 515 mahasiswa.
Para penerima berasal dari berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) serta beberapa kampus lokal di Kota Cilegon.
Kendati demikian, Rahmatullah menegaskan bahwa Pemkot Cilegon akan terus melakukan evaluasi berkala terhadap capaian akademik para mahasiswa.
Jika nilai akademik penerima berada di bawah standar yang ditentukan, pemotongan atau pembatalan hak beasiswa akan diberlakukan.
“Kami tentu berpedoman pada ketentuan dan hasil evaluasi yang ada. Jika nilai penerima berada di bawah target, maka secara otomatis akan tereliminasi,” tegasnya.
Selain menyalurkan bantuan dana pendidikan, Pemkot Cilegon juga menyiapkan program pembinaan bagi para penerima beasiswa.
Pembinaan ini mencakup sosialisasi layanan perbankan hingga pemberian motivasi guna mendongkrak semangat belajar mahasiswa.
Dalam pelaksanaannya, Bagian Kesra bekerja sama dengan BPRS Cilegon Mandiri dan menghadirkan mentor khusus untuk memberikan pembekalan.
Pembekalan tersebut sekaligus difokuskan pada proses pembukaan rekening tabungan penerima melalui BPRS Cilegon Mandiri.
Melalui program Beasiswa Cilegon Juare, Pemkot Cilegon berharap dapat meringankan beban biaya pendidikan mahasiswa sekaligus mendorong mereka untuk konsisten mempertahankan prestasi akademik hingga lulus.***