CILEGON – Pemerintah Kelurahan Ketileng bersama warga melakukan gotong royong memperbaiki rumah tidak layak huni (Rutilahu) milik Bapak Oho di Lingkungan Ketileng Timur RT 05 RW 01, Minggu (19/10/2025).
Kegiatan tersebut menjadi penanda resmi dimulainya Program Rutilahu tahun 2025 yang didanai melalui Dana Pemberdayaan Wilayah Kelurahan (DPW-Kel) lewat kelompok masyarakat (Pokmas) setempat.
Lurah Ketileng, Hilman Setiaji, atau yang akrab disapa Uje, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata pelayanan pemerintah kepada masyarakat, meskipun dilaksanakan di hari libur.
“Alhamdulillah, meski hari ini hari libur, kami tetap berupaya memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Ini sesuai arahan dari Wali Kota Robinsar agar ASN dan lurah hadir di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.
Hilman menjelaskan, rumah milik Oho sudah lama mengalami kerusakan parah, dan proses pengajuannya ke program bantuan memakan waktu cukup panjang, sekitar tujuh bulan.
Sambil menunggu realisasi, pihak kelurahan bersama RT, RW, dan warga bahu-membahu membantu keluarga Oho dengan menyiapkan tempat tinggal sementara.
Selain perbaikan Rutilahu, Hilman menyebut program DPW-Kel Pokmas Ketileng tahun 2025 juga mencakup pembangunan empat titik drainase di wilayah Ketileng Barat dan Ketileng Timur.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Robinsar yang terus menggulirkan program bermanfaat bagi masyarakat. Ini bukti nyata bahwa pemerintah hadir dan bekerja untuk rakyat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua LPM Kelurahan Ketileng, Abdul Muhit, memberikan apresiasi atas semangat kebersamaan warga yang ikut turun langsung dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, keberhasilan setiap program pemerintah tidak lepas dari partisipasi masyarakat.
“Gotong royong ini bukan hanya simbol, tapi wujud nyata kebersamaan kita. Kalau semangat ini dijaga, maka pembangunan di Ketileng pasti berjalan lancar,” ujarnya.
Ketua Pokmas, H. Afifi, menegaskan bahwa pelaksanaan program Rutilahu dilakukan secara transparan dan sesuai aturan yang berlaku.
Ia berharap rumah yang dibangun bisa memberikan kenyamanan dan kebahagiaan bagi penerimanya.
“Semua proses kami lakukan terbuka dan sesuai mekanisme. Harapannya, rumah ini bisa menjadi tempat tinggal yang layak dan membawa manfaat bagi keluarga penerima,” katanya.
Menutup kegiatan, Lurah Hilman mengajak masyarakat untuk terus menjaga hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Mari kita rawat hasil pembangunan ini, dan terus doakan agar para pemimpin — dari RT, RW, lurah, camat, hingga wali kota — senantiasa diberi kesehatan untuk terus berbuat terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.***