Lurah Cibeber Tinjau Lokasi Banjir di Lingkungan Sambirata

 

CILEGON – Lurah Cibeber, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Tb.Nasrullah, meninjau langsung lokasi banjir di Lingkungan Sambirata, Senin (12/1/2026).

Banjir tersebut sebelumnya disebabkan akibat luapan sungai dan Tunggul jebol menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah itu, Minggu (11/1) kemarin.

Sedikitnya lima Rukun Warga (RW), yakni RW 1 hingga RW 5, dilaporkan masih terdampak luapan sungai. Wilayah terparah berada di RW 3 dengan enam Rukun Tetangga (RT) terendam banjir.

“Untuk saat ini yang terdampak banjir kurang lebih lima RW. Yang paling parah ada di RW 3 dengan enam RT,” ujar Nasrullah di sela peninjauan.

Ia menjelaskan, banjir dipicu oleh curah hujan yang sangat tinggi, ditambah kiriman air dari wilayah hulu serta adanya beberapa titik Sungai Tunggul yang mengalami jebol.

Akibat kejadian tersebut, sekitar 350 kepala keluarga (KK) atau hampir 1.000 jiwa terdampak banjir. Warga sementara mengungsi ke sejumlah lokasi yang dinilai aman dari genangan.

Terdapat tiga titik pengungsian yang telah disiapkan, yakni Madrasah Al Jauharotunnaqiyah, Masjid Nurul Ibad, dan Mushola Salamah.

Nasrullah juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan serta terus menjaga gotong royong dan keamanan lingkungan guna mencegah banjir serupa.

“Saat ini, alhamdulillah, Pemerintah Kota Cilegon mulai dari tingkat kelurahan hingga kota sudah bahu-membahu meninjau dan berupaya menangani warga terdampak banjir,” katanya.***

Comments (0)
Add Comment