Mahasiswa PLP UIN SMH Banten Gaungkan Sekolah Aman dari Kekerasan di MAN 2 Cilegon

 

CILEGON – Mahasiswa Program Pengenalan Lapangan (PLP) Integratif 03 Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten, bekerja sama dengan MAN 2 Kota Cilegon dan Forum GenRe, menggelar seminar bertajuk Pencegahan dan Penanganan Pelecehan Seksual serta Perundungan di Sekolah, di Aula MAN 2 Kota Cilegon, Sabtu, (2/8/2025).

Seminar itu digelar dalam rangka membangun lingkungan pendidikan yang aman, sehat, beradab, serta bebas dari segala bentuk kekerasan, khususnya kekerasan seksual dan perundungan yang kian marak terjadi di lingkungan pendidikan.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program PLP mahasiswa UIN SMH Banten yang tidak hanya bertujuan mengenalkan dunia persekolahan secara langsung, tetapi juga mendorong kontribusi aktif mahasiswa dalam menyikapi persoalan sosial yang relevan di satuan pendidikan.

Perwakilan mahasiswa PLP Integratif 03, M. Khudori Rizki, menjelaskan bahwa seminar ini menjadi langkah awal untuk menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya budaya saling menghargai di lingkungan sekolah.

“Kegiatan ini merupakan langkah awal untuk membangun budaya saling menghargai dan menghormati, menjaga batasan serta menumbuhkan empati dan kesadaran gender di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa maraknya kasus kekerasan seksual dan perundungan di Provinsi Banten belakangan ini menjadi perhatian publik, terlebih banyak korbannya merupakan anak di bawah umur.

“Menilik isu yang ada di Provinsi Banten, kasus pelecehan seksual dan perundungan semakin marak dan menjadi perhatian serius bagi publik. Peningkatan kasus seperti ini banyak terjadi di lingkungan sekitar, mirisnya lagi tidak sedikit korban pelecehan seksual dan perundungan adalah anak di bawah umur,” sambungnya.

Sementara itu, Perwakilan MAN 2 Kota Cilegon, Ali Yakub, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif mahasiswa dalam menghadirkan tema krusial tersebut di lingkungan madrasah.

“Sinergi antara madrasah dan perguruan tinggi seperti ini sangat penting untuk membangun sekolah yang aman, sehat, beradab, dan nyaman bagi semua,” katanya.

Dalam sesi materi, hadir sebagai narasumber pembina Forum GenRe, Erza Zainal F. Halim.

Ia memaparkan materi interaktif melalui presentasi PowerPoint yang membahas seputar pemahaman tubuh, termasuk bagian-bagian vital, jenis-jenis pelecehan seksual, serta dampak psikologis dan sosial yang ditimbulkan.

Kegiatan berlangsung secara dinamis dan interaktif, ditandai dengan antusiasme para siswa yang aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab.

Seminar ini diharapkan dapat menjadi pemicu lahirnya kesadaran kolektif di kalangan siswa untuk berani berbicara dan melindungi sesama dari berbagai bentuk kekerasan di lingkungan sekolah.(*/Nandi).

MAN 2 CilegonplpUIN
Comments (0)
Add Comment