Merasa 20 Tahun Dibodohi, Warga Minang Cilegon Dukung Perubahan di Pilkada Ini

CILEGON – Puluhan tahun merasa dibohongi dan dibodohi oleh dinasti politik, sebagian besar masyarakat dari suku Minang Sumatera Barat mendirikan Forum Komunikasi Perantau Minang Cilegon (FKPMC).

Adanya perbedaan pandangan politik dengan Ikatan Keluarga Minang (IKM) versi Muharman Kotto, FKPMC berkomitmen untuk memenangkan pasangan Paslon Helldy – Sanuji, pada Pilkada Cilegon 2020 ini.

“Kita jujur sebagian besar kita ada di Golkar selama 20 tahun, ini hampir semua janji tak ditepati. Buktinya kita gak punya sekretariat atau rumah gadang,” kata Wakil Ketua FKPMC Hengki Irawan, usai menggelar pembentukan FKPMC secara resmi, Jumat (23/10/2020) malam.

Hingga akhirnya, FKPMC berdiskusi dengan Helldy Agustian, bagaimana Cilegon kedepan. Hingga akhirnya, masyarakat Minang gotong royong membangun sekretariat, dan lahannya difasilitasi oleh Helldy Agustian.

Hengki menjelaskan saat ini ada 700 Kartu Keluarga yang ingin perubahan, dibawah kepemimpinan Helldy – Sanuji. Sementara itu, klaim ada 13.000 masyarakat Minang yang akan dukung incumbent dari Golkar, hanya sebuah klaim, karena tidak ada database disana.

“Saya puluhan Tahun disana, harusnya saya ketua sampai September 2020 sesuai SK. Saya minta pemilihan Ketua IKAMI itu setelah Pilkada, agar tidak ada kepentingan politik. Tapi mereka tetap paksakan,” jelasnya.

Setelah ada pemilihan ketua IKAMI, yang tak sesuai AD ART. Hengki mendirikan IKM, namun kembali dicaplok oleh Muharman Kotto. Di Pilkada Cilegon 2020 ini, ia memprediksi akan ada tarik menarik antara kubu Ati – Sokhidin, dengan Helldy – Sanuji.

“Kalau kita, ingin jangan dibodoh-bodohi lagi, ini sudah 20 tahun gak ada pembuktian,” harapnya.

Ketua FKPMC Medi mengatakan, sekretariat yang salama ini diharapkan oleh perantau Minang di Cilegon akhirnya terwujud, sebagai bukti kepedulian Helldy – Sanuji kepada masyarakat Minang. Namun hadirnya FKPMC memiliki tujuan, agar masyarakat Minang bisa bersatu.

“Selama 30 tahun tinggal di Cilegon, saya merasa tidak ada perubahan di Cilegon. Ada tapi tidak signifikan yang tidak sebanding dengan PAD Cilegon yang besar. Kita ingin perubahan maka kita dukung Helldy – Sanuji,” ungkapnya.

Sebelumnya, pernyataan IKM Cilegon versi Muharman Kotto, mendukung penuh pasangan calon walikota nomor urut 2, Ati-Sokhidin. Pasalnya, keluarga Minang yang ada di Kota Cilegon memiliki historis panjang, dengan keluarga besar mantan Walikota Cilegon Almarhum Tubagus Aat Syafa’at.

Dengan dukungan dari 15 ribu lebih warga Minang yang ada di Cilegon, Muharman optimis dapat menghantarkan kemenangan untuk Pasangan Ati-Sokhidin (PAS) di Pilkada Cilegon 9 Desember mendatang.

“Insya Allah kita satukan tekad untuk memenangkan Ibu Ati dan Pak Sokhidin,” ujarnya, dikutip dari Banten Satu. (*/A.Laksono).

Comments (0)
Add Comment