Momentum Nuzulul Qur’an, Walikota Cilegon Dorong ASN Perkuat Ibadah dan Kepedulian Sosial

 

CILEGON – Pemerintah Kota Cilegon memperingati Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan Gebyar Zakat, Infaq dan Shadaqah sebagai upaya memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat, Senin, (9/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat Pemerintah Kota Cilegon, para camat dan lurah se-Kota Cilegon, tokoh agama, serta masyarakat.

Dalam sambutannya, Walikota Cilegon Robinsar mengajak seluruh hadirin untuk mensyukuri kesempatan yang diberikan Allah SWT sehingga dapat berkumpul dalam rangka memperingati peristiwa turunnya Al-Qur’an di bulan suci Ramadan.

“Alhamdulillah atas nikmat Allah SWT kita semua dapat hadir bersama memperingati Nuzulul Qur’an pada sore hari ini. Semoga shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, kepada keluarga, sahabat, serta kita semua selaku umatnya hingga akhir zaman,” ujarnya.

Robinsar menekankan bahwa momentum Ramadan, khususnya peringatan Nuzulul Qur’an, harus menjadi pengingat bagi umat Islam untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an.

Menurutnya, bulan Ramadan merupakan waktu yang sangat istimewa karena setiap amal ibadah dilipatgandakan pahalanya.

“Di bulan suci Ramadan ini pahala dilipatgandakan. Membaca satu ayat Al-Qur’an saja mendapatkan sepuluh kebaikan. Jika dikalikan dengan satu juz, apalagi hingga 30 juz, dan ditambah dengan kemuliaan Lailatul Qadar yang nilainya setara dengan seribu bulan, tentu ini menjadi kesempatan luar biasa yang tidak boleh kita sia-siakan,” ungkapnya.

Robinsar juga mengingatkan agar masyarakat tidak hanya membaca Al-Qur’an, tetapi juga berusaha memahami makna dan kandungan yang terdapat di dalamnya sehingga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan hanya membaca, tetapi juga ditadaburi dan dipahami maknanya agar nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar menjadi pedoman dalam kehidupan kita sehari-hari,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Robinsar juga memberikan apresiasi kepada para aparatur sipil negara (ASN) yang telah berupaya meningkatkan ibadah di bulan Ramadan, termasuk dalam hal membaca Al-Qur’an dan menunaikan zakat.

Lebih lanjut, Robinsar mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon untuk meningkatkan kesadaran dalam menunaikan kewajiban zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Cilegon.

“Saya mengajak seluruh ASN, para pejabat eselon II, III, dan IV untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran membayar zakat melalui Baznas Kota Cilegon. Kita juga mengajak seluruh jajaran agar dapat mendorong bawahannya untuk menunaikan kewajiban zakat,” jelasnya.

Menurutnya, penguatan zakat melalui Baznas sangat penting karena dana yang terkumpul akan kembali dimanfaatkan untuk membantu masyarakat, termasuk dalam berbagai program sosial dan kemanusiaan di Kota Cilegon.

“Program-program sosial seperti penanggulangan bencana, bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, hingga kegiatan kemanusiaan lainnya juga bersumber dari dana zakat, infaq, dan shadaqah. Karena itu, kita harus bersama-sama membesarkan Baznas Kota Cilegon agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat,” katanya.

Robinsar berharap melalui peringatan Nuzulul Qur’an dan Gebyar Zakat, Infaq dan Shadaqah ini, semangat beribadah serta kepedulian sosial masyarakat Kota Cilegon semakin meningkat, khususnya di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.

“Semoga di bulan suci Ramadan ini kita semua dapat terus meningkatkan ibadah, memperbanyak membaca dan memahami Al-Qur’an, serta menunaikan zakat sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama,” tutupnya.

Sementara itu, Penceramah pada kegiatan ini Ahmad Slamet Ibnu Syam menyampaikan bahwa Al-Qur’an merupakan pedoman hidup yang Allah SWT turunkan sebagai “buku panduan” bagi manusia dalam menjalani kehidupan di dunia.

“Allah SWT menciptakan bumi ini sekaligus menyiapkan manual book, menyiapkan tata cara bagaimana kita hidup di dunia ini. Jika hidup kita tidak sesuai dengan manual book yang Allah buat, tentu hidup kita bisa rusak, bahkan bisa hancur,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa salah satu penyebab kegelisahan dalam kehidupan adalah karena manusia menjauh dari pedoman hidup yang telah Allah SWT turunkan melalui Al-Qur’an.

“Tidak heran jika masih banyak orang yang merasa galau dalam hidupnya, karena jauh dari buku panduannya. Padahal Allah menurunkan Al-Qur’an bukan untuk menyusahkan manusia,” jelasnya.

Ia kemudian mengutip firman Allah dalam Al-Qur’an Surah Taha ayat 2, “Maa anzalnaa ‘alaikal Qur’aana litasyqoo,” yang berarti bahwa Al-Qur’an diturunkan bukan untuk membuat manusia sengsara, melainkan agar manusia mendapatkan kebahagiaan dan keberkahan hidup.

“Allah menurunkan Al-Qur’an agar kita senang, agar kita bahagia, agar kita sukses, dan tidak diliputi kegelisahan. Jadi kalau ingin hidup bahagia, dekatlah dengan Al-Qur’an. Perbaiki hubungan kita dengan Al-Qur’an, maka insyaallah hidup kita akan bahagia, makmur, dan sukses dunia maupun akhirat,” tuturnya.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat Kota Cilegon, sehingga semangat Ramadan dapat dirasakan manfaatnya secara luas.***

Comments (0)
Add Comment