CILEGON – Muktamar Al-Khairiyah XI Tahun 2026 menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, memperbarui semangat perjuangan, serta meneguhkan komitmen organisasi dalam membangun umat yang beriman, berakhlak mulia, dan bermartabat.
Wakil Ketua Umum Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang), Komunikasi, Informasi, dan Teknologi Al-Khairiyah, Dr. Rafiudin, mengatakan muktamar yang berlangsung pada 16 Oktober 2026 tersebut memiliki makna strategis bagi seluruh keluarga besar Al-Khairiyah.
Menurutnya, muktamar dengan tema “Mengukir Umat Bermartabat” tidak hanya menjadi forum musyawarah dan pengambilan keputusan organisasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat arah perjuangan Al-Khairiyah dalam menghadapi tantangan zaman.
“Momentum ini diharapkan dapat membangkitkan kembali semangat pengabdian, memperkuat persatuan, serta meneguhkan arah perjuangan Al-Khairiyah,” ujar Rafiudin.
Ia menjelaskan, upaya membangun umat bermartabat harus diwujudkan melalui penguatan keimanan, pengamalan syariat Islam, pembentukan akhlak mulia, serta kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat dan peradaban.
Menurut Rafiudin, persiapan panitia dalam menyambut para peserta muktamar atau mu’tamirin juga mencerminkan kesungguhan organisasi dalam menyukseskan agenda tersebut.
Namun, keberhasilan muktamar tidak hanya diukur dari kesiapan teknis penyelenggaraan, melainkan juga dari komitmen bersama untuk melanjutkan nilai-nilai perjuangan Al-Khairiyah.
Ia berharap Muktamar Al-Khairiyah XI dapat melahirkan semangat baru bagi seluruh warga organisasi untuk meningkatkan kualitas pengabdian, mempererat persaudaraan, serta memperkuat peran dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat.
“Semangat muktamar harus menjadi dorongan untuk meneguhkan iman, mengembangkan dan mengamalkan syariat Islam, membimbing umat menuju akhlak mulia, serta mengambil peran aktif dalam membangun peradaban,” katanya.
Melalui Muktamar Al-Khairiyah XI Tahun 2026, seluruh keluarga besar Al-Khairiyah diharapkan semakin solid dalam menjalankan perjuangan organisasi dan mewujudkan umat yang beriman, berakhlak mulia, serta bermartabat di tengah perkembangan zaman.***