CILEGON – Sejumlah orang tua siswa baru di SMAN 4 Cilegon mengeluhkan mahalnya harga paket seragam yang dijual melalui koperasi sekolah.
Mereka menilai, pembelian seragam yang terkesan diwajibkan dan tidak bisa dilakukan di luar sekolah menjadi beban tersendiri.
Salah satu orang tua wali murid yang enggan disebutkan namanya menyebutkan, total harga seragam mencapai sekitar Rp1.850.000, dengan rincian yang dinilai tidak wajar.
“Putih abu-abu satu stel Rp340 ribu, batik Rp415 ribu, pramuka Rp340 ribu, baju muslim atasan Rp240 ribu, dan perlengkapan lainnya. Semua itu diwajibkan lunas saat daftar ulang,” ujarnya, Rabu (9/7/2025).
Ia juga mengungkapkan bahwa murid baru yang diterima di SMAN 4 Cilegon tidak diizinkan membeli seragam dari luar sekolah.
Padahal, menurutnya, keluarga sempat berniat untuk membeli seragam di luar sekolah.
Orang tua kemungkinan hanya akan membeli seragam batik dan olahraga yang menjadi identitas sekolah saja.
“Dikasih surat pernyataan bermaterai, isinya katanya pembelian secara sukarela. Tapi kenyataannya tidak bisa beli dari luar. Semua wajib beli dari sekolah. Kan aneh,” tuturnya.
Menanggapi hal tersebut, pihak sekolah melalui Wakil Kepala Sekolah bagian Humas SMAN 4 Cilegon menyatakan bahwa pihaknya akan mengecek informasi tersebut langsung kepada koperasi sekolah.
“Mungkin saja ada perbedaan harga dengan pasaran, nanti insya Allah saya akan tanyakan langsung ke koperasi. Yang jelas, pembayaran bisa dicicil,” ujarnya. (*/Nandi)