Pemkot Cilegon Berhasil Lampaui Target PAD, Kinerja Robinsar-Fajar Disebut Mulai Tertata dan Terukur

 

CILEGON — Pemerintah Kota Cilegon mencatatkan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) berhasil melampaui target yang ditetapkan pada Tahun Anggaran 2025.

Hal ini diakui Pemerintah sebagai capaian positif dalam pengelolaan keuangan daerah di era kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Cilegon, Robinsar-Fajar Hadi Prabowo.

Realisasi PAD juga disebut menjadi salah satu indikator membaiknya tata kelola Pemerintahan Kota Cilegon.

Anggota DPRD Kota Cilegon, Ayatullah Khumaeni, menilai keberhasilan capaian target PAD Tahun 2025 menjadi modal penting bagi penguatan kinerja pemerintahan ke depan.

“Capaian PAD yang melampaui target ini patut diapresiasi. Ini menunjukkan kerja pemerintahan yang semakin tertata, terukur, dan serius. Dengan fondasi ini, saya yakin kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota ke depan akan berjalan lebih maksimal,” ujar Ayatullah kepada wartawan, Senin (5/1/2026).

Data realisasi keuangan daerah itu diketahui terungkap dari hasil rapat evaluasi pelaksanaan program Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Aula Setda Pemkot Cilegon.

Dalam rapat tersebut, Pemkot Cilegon juga mencatat adanya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) sekitar Rp80 miliar.

SILPA ini diakui salah satunya dipengaruhi oleh realisasi pendapatan daerah yang melampaui target.

Wali Kota Cilegon Robinsar menegaskan bahwa capaian PAD tersebut tidak sekadar dipahami sebagai keberhasilan angka, melainkan sebagai pijakan strategis untuk memperkuat arah pembangunan Kota Cilegon secara berkelanjutan.

“Capaian PAD yang melampaui target ini kami maknai sebagai tanda bahwa sistem pemerintahan mulai bekerja lebih baik. Ke depan, kami ingin membangun Cilegon dengan perencanaan yang presisi, tata kelola yang kuat, dan keberanian untuk berinovasi, agar setiap kebijakan benar-benar memberi nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Robinsar.

Ia menambahkan, peningkatan pendapatan daerah harus diiringi dengan kualitas belanja yang semakin baik, efektif, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

“Anggaran harus menjadi instrumen perubahan. Bukan sekadar rutinitas administratif, tetapi sarana untuk mendorong pertumbuhan, memperkuat pelayanan publik, dan menciptakan kesejahteraan yang berkelanjutan,” tegasnya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra menjelaskan bahwa realisasi PAD Kota Cilegon secara keseluruhan berhasil melampaui target yang ditetapkan, bahkan mencapai lebih dari 100 persen.

“Pendapatan Asli Daerah Cilegon melampaui target yang telah ditetapkan. Selain itu, kebijakan efisiensi belanja pemerintah daerah turut berkontribusi terhadap terbentuknya SILPA,” jelasnya.

Pemerintah Kota Cilegon menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada hasil, dengan menjadikan capaian kinerja tahun 2025 sebagai pijakan untuk meningkatkan kualitas perencanaan dan pelayanan publik di tahun-tahun berikutnya. (*/Rijal)

Comments (0)
Add Comment