CILEGON – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon resmi menandatangani Kesepakatan Bersama (Mutual Agreement) dengan PT Nippon Shokubai Indonesia (PT. NSI) terkait penerimaan tenaga kerja lokal, Selasa, (24/9/2024).
Acara ini dihadiri oleh Shinichiro Yoshimoto selaku President Director PT NSI, Sayid Jakfar selaku Director HR & Administration, serta Wali Kota Cilegon Helldy Agustian beserta jajaran.
Sayid Jakfar mewakili PT NSI menjelaskan bahwa kerjasama ini mencakup beberapa aspek strategis dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Cilegon.
Selain penerimaan tenaga kerja local yang berasal Kota Cilegon, PT NSI berkomitmen untuk melakukan program pelatihan Bahasa Jepang, serta perekrutan tenaga kerja yang kompeten yang berasal dari para penerima beasiswa (scholarship) yang telah menyelesaikan pendidikan mereka, dan disesuaikan dengan rencana kebutuhan tenaga kerja (Manpower Planning) di PT NSI.
“Kami berharap tenaga kerja local yang berasal dari Kota Cilegon, terutama mereka yang telah mendapatkan beasiswa, dapat bergabung dengan PT NSI. Pak Wali juga sudah menyampaikan harapannya agar orang Cilegon yang telah menyelesaikan pendidikan bisa direkrut oleh kami sesuai dengan kompetensi yang mereka miliki,” ujar Sayid Jakfar.
Mengenai kuota penyerapan tenaga kerja, Sayid Jakfar menyampaikan bahwa untuk proyek mendatang, PT NSI dapat menyerap tenaga kerja sekitar 40 hingga 50 orang.
“Jumlah tersebut termasuk kuota tenaga kerja yang akan diserap melalui Business Partner (Vendor),” ujarnya.
Terkait durasi Kesepakatan Bersama ini, antara Pemkot Cilegon dan PT NSI akan berlangsung selama 5 tahun.
Setelah itu, ada kemungkinan untuk memperpanjang kerjasama tergantung pada kesepakatan kedua belah pihak.
Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian menyampaikan apresiasinya kepada PT NSI atas kerjasama ini.
Ia juga berharap perusahaan dapat terus memperluas kolaborasi dengan tenaga kerja lokal, termasuk dalam hal pemagangan dan rekrutmen sarjana.
“Kami sangat mengapresiasi langkah NSI yang proaktif. Setelah kunjungan kami bersama Pak Menteri, ada progres yang baik. Data menunjukkan bahwa sekitar 30% dari total pekerja di NSI berasal dari Cilegon, namun kami berharap jumlah ini dapat ditingkatkan. Selain itu, kami juga meminta NSI untuk mempertimbangkan program pemagangan bagi tenaga kerja lokal, sebagaimana yang telah dilakukan beberapa industri lainnya,” ujar Helldy. (*/Ika)