CILEGON -Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa dalam kegiatan Halal Bihalal yang digelar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Cibeber.
Kegiatan ini kembali meneguhkan peran PGRI bukan hanya sebagai wadah profesi, tetapi juga sebagai ruang silaturahmi antar tenaga pendidik.
Mengusung tema”Merajut Asa, Menjalin Mimpi melalui Organisasi dalam Bingkai Silaturahmi”, acara tersebut berlangsung di SDN 4 Kedaleman, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Kamis (9/4/2026).
Sekretaris Umum PGRI Cabang Kecamatan Cibeber, Fadil, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang selalu dilaksanakan di awal bulan Syawal.
“Ini adalah agenda rutin tahunan di awal Syawal, yaitu Halal Bihalal PGRI Cibeber yang juga dirangkai dengan santunan bagi tenaga pendidikan yang sudah purna bakti atau pensiun,” ujarnya.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian program tingkat kota, yakni roadshow Ibunda Guru Kota Cilegon.
“Kegiatan ini juga menjadi rangkaian dari program kota melalui roadshow Ibunda Guru, Ibu Walikota Cilegon, Alfi Rizki Agnia Robinsar,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, PGRI Cabang Cibeber memberikan santunan kepada para guru dan kepala sekolah yang telah memasuki masa purna bakti.
Fadil menyebutkan terdapat lima penerima santunan dalam kegiatan ini.
“Untuk santunan purna bakti, ada lima orang kepala sekolah dan guru yang menerima. Masing-masing mendapatkan hak sebesar Rp1,6 juta, yang merupakan gabungan dari cabang dan kota,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa PGRI Cabang Cibeber saat ini memiliki 21 orang pengurus dengan total anggota mencapai 333 orang.
Menariknya, pelaksanaan Halal Bihalal tahun ini dilakukan dengan konsep berbeda, yakni digelar di luar ruangan (outdoor) dengan menyewa tenda.
Meski demikian, kegiatan tetap berjalan lancar berkat dukungan cuaca yang bersahabat.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar. Ini pertama kalinya kita mencoba konsep outdoor dengan menyewa tenda, dan cuaca sangat mendukung,” lanjutnya.
“Mudah-mudahan ke depan kita bisa melaksanakan dengan skema yang sama, mungkin dengan lokasi yang berbeda,” tutupnya.***