Ratusan Dhuafa dan Anak Yatim di Citangkil Terima Santunan dari BAZNAS Cilegon

 

CILEGON -Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cilegon kembali menebar kebahagiaan di bulan suci Ramadan dengan menyalurkan santunan tunai kepada ratusan dhuafa dan anak yatim di wilayah Kecamatan Citangkil.

Kegiatan penyaluran santunan tersebut berlangsung di Aula Kecamatan Citangkil, Senin (2/3/2026), dan disambut antusias oleh masyarakat penerima manfaat.

Pada Ramadan tahun ini, BAZNAS Kota Cilegon menyalurkan bantuan di tujuh kelurahan, yakni Kelurahan Citangkil, Dringo, Kebon Sari, Lebak Denok, Samang Raya, Taman Baru, dan Taman Sari.

Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Cilegon, H. Isommudin, menjelaskan bahwa setiap kelurahan mendapatkan kuota 150 dhuafa dengan nilai bantuan sebesar Rp150 ribu per orang.

“Selain itu, BAZNAS juga memberikan santunan kepada 120 anak yatim di satu kecamatan dengan nilai Rp300 ribu per anak,” ujar Isommudin kepada wartawan.

Ia mengungkapkan, pola penyaluran bantuan pada Ramadan tahun ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang berbentuk paket sembako.

“Pada Ramadan kali ini, BAZNAS memilih menyalurkan bantuan dalam bentuk uang tunai agar lebih praktis, ekonomis, dan tepat guna sesuai kebutuhan masing-masing penerima,” jelasnya.

Menurut Isommudin, perubahan pola bantuan ini diharapkan dapat memberikan fleksibilitas kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka selama Ramadan.

Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS merupakan lembaga resmi negara yang memiliki kewajiban menghimpun dan menyalurkan dana zakat kepada masyarakat yang berhak.

“Baznas ini lembaga resmi sesuai undang-undang, sehingga berkewajiban menghimpun dana dari masyarakat dan mengembalikannya kepada para mustahik, fakir, dan miskin,” tegasnya.

Isommudin mengakui bahwa tantangan pendistribusian zakat tahun ini cukup besar, mengingat tingginya kebutuhan bantuan di berbagai wilayah.

“Di satu sisi warga kita sendiri membutuhkan, termasuk juga saudara-saudara kita di Sumatera. Belum lagi saat terjadi banjir di Kota Cilegon, itu pun harus kami bantu,”ungkapnya.

Kondisi tersebut menyebabkan pengeluaran BAZNAS untuk pendistribusian meningkat signifikan.

Oleh karena itu, ia berharap para ASN dan karyawan tetap menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS.

“Mudah-mudahan para ASN dan karyawan tetap mempercayakan penyaluran zakatnya ke Baznas,” tambahnya.

Selain program Ramadan, BAZNAS Kota Cilegon juga tengah menjalankan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

“Tahun ini ada sekitar 50 RTLH yang perlu disantuni, namun baru 30 rumah yang dapat kami tangani karena keterbatasan anggaran,” katanya.

Tak hanya itu, BAZNAS juga menyalurkan santunan bagi masjid-masjid di setiap kecamatan, baik dalam bentuk bantuan resmi maupun bantuan sosial lainnya.

Isommudin pun berpesan agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan secara bijak.

“Silakan dibelanjakan untuk hal-hal yang bermanfaat, terutama kebutuhan sehari-hari keluarga dan anak-anak,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Isommudin juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, baik para mustahik maupun para muzaki.

Kegiatan penyaluran santunan ini turut dihadiri Camat Citangkil, para Lurah se-Kecamatan Citangkil, serta para dhuafa dan anak yatim sebagai penerima manfaat.***

Comments (0)
Add Comment