CILEGON – Reno Yanuar kembali dipilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Cilegon untuk periode 2025–2030.
Penetapan tersebut dilakukan dalam Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan yang digelar serentak se-Provinsi Banten di Kantor DPD PDI-P Provinsi Banten, Jumat, 12 Desember 2025.
Dalam forum tersebut, Reno Yanuar terpilih secara aklamasi dan kembali dipercaya memimpin DPC PDI Perjuangan Kota Cilegon.
Reno didampingi Amin P Napitupulu sebagai Sekretaris dan Jansen Hilarius sebagai Bendahara.
Susunan kepengurusan inti ini secara resmi ditetapkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.
Kepengurusan PDI Perjuangan Kota Cilegon periode 2025–2030 diklaim diisi oleh sejumlah wajah baru, sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi dan penguatan struktur partai di tingkat daerah.
Pelaksanaan Konfercab serentak tersebut berlangsung khidmat, tertib, dan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.
Konferensi dipimpin langsung oleh perwakilan DPP PDI Perjuangan, diantaranya Ribka Tjiptaning dan Ahmad Basarah, serta dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno.
Konfercab ini diikuti oleh seluruh pengurus DPC PDI Perjuangan se-Provinsi Banten, jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten, serta unsur pengurus Anak Cabang (PAC), badan, dan sayap partai.
Dalam sambutannya, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten, Ade Sumardi, S.E., M.Si., menegaskan pentingnya Konfercab sebagai forum strategis partai di tingkat cabang.
“Konfercab adalah forum tertinggi partai di tingkat cabang yang memiliki peran vital dalam memperkuat soliditas organisasi, menjaga ideologi Pancasila, serta mempersiapkan partai menghadapi agenda-agenda politik ke depan, termasuk pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah,” ujar Ade Sumardi, Jumat (13/12/2025).
Ade juga menaruh harapan besar kepada kepengurusan baru DPC PDI Perjuangan Kota Cilegon agar dapat bekerja secara kolektif, menjunjung tinggi disiplin organisasi, serta aktif hadir di tengah masyarakat untuk memperjuangkan aspirasi ‘Wong Cilik’.
Pada Konfercab tersebut, forum secara mufakat menerima dan mengesahkan laporan pertanggungjawaban kepengurusan DPC PDI Perjuangan Kota Cilegon periode sebelumnya.
Pengesahan ini menjadi dasar berlanjutnya kepemimpinan Reno Yanuar untuk periode berikutnya.
Menanggapi penetapan kepengurusan baru, jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Cilegon menyatakan komitmen untuk memperkuat konsolidasi struktural hingga tingkat anak ranting.
Selain itu, kepengurusan juga bertekad memperluas basis kaderisasi dan memperkuat peran partai sebagai kekuatan politik yang konsisten membela kepentingan rakyat kecil di Kota Cilegon.
Konfercab ini dinilai sebagai momentum penting konsolidasi ideologis dan organisatoris PDI Perjuangan Kota Cilegon, guna mewujudkan cita-cita partai sebagaimana tertuang dalam Trisakti Bung Karno, yakni berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. (*/ARAS)